Akses Kredit ke Bank Makin Sulit
Selasa, 09/02/2010 11:19 WIB
Jakarta - Para pengusaha menilai akses kredit ke bank semakin sulit selama periode kuartal IV-2009. Salah satu penyebabnya adalah suku bunga kredit yang masih tinggi dan persyaratan kredit yang rumit.
Demikian Survei Kegiatan Dunia Usaha yang dikutip detikFinance dari situs BI, Selasa (9/2/2010). Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) merupakan survei triwulanan terhadap sekitar 2.400 perusahaan di seluruh Indonesia dan dipilih secara purposive sampling.
Berdasarkan data SKBU tersebut, Saldo Bersih (SB) untuk pengusaha yang merasakan akses kredit bank semakin sulit mengalami kenaikan sebesar 5,02% dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat turun 3,02%.
Rincian dari jawaban responden soal akses kredit adalah:
Responden juga memperkirakan situasi bisnis dalam 6 bulan mendatang akan lebih baik dengan optimisme yang meningkat dibandingkan perkiraan sebelumnya. Kondisi ini terlihat dari SB sebesar 46,71% pada hasil survei di triwulan IV-2009 dibandingkan dengan 43,09% pada hasil survei di triwulan III-2009.
Sebanyak 49,62% responden memperkirakan situasi bisnis 6 bulan ke depan akan lebih baik dari kondisi saat ini, 47,46% responden menyatakan sama dan 2,92% responden menyatakan lebih buruk.
(qom/dnl)
Demikian Survei Kegiatan Dunia Usaha yang dikutip detikFinance dari situs BI, Selasa (9/2/2010). Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) merupakan survei triwulanan terhadap sekitar 2.400 perusahaan di seluruh Indonesia dan dipilih secara purposive sampling.
Berdasarkan data SKBU tersebut, Saldo Bersih (SB) untuk pengusaha yang merasakan akses kredit bank semakin sulit mengalami kenaikan sebesar 5,02% dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat turun 3,02%.
Rincian dari jawaban responden soal akses kredit adalah:
- Responden menyatakan sulit: 20,97%.
- Responden menyatakan biasa: 63,07%
- Responden menyatakan mudah: 15,95%.
- Suku bunga kredit (35,51% responden)
- Persyarakatan kredit yang terlalu rumit (22,46% responden)
- Ketersediaan jaminan (21,01%)
- Kebijakan bank (12,32%).
Responden juga memperkirakan situasi bisnis dalam 6 bulan mendatang akan lebih baik dengan optimisme yang meningkat dibandingkan perkiraan sebelumnya. Kondisi ini terlihat dari SB sebesar 46,71% pada hasil survei di triwulan IV-2009 dibandingkan dengan 43,09% pada hasil survei di triwulan III-2009.
Sebanyak 49,62% responden memperkirakan situasi bisnis 6 bulan ke depan akan lebih baik dari kondisi saat ini, 47,46% responden menyatakan sama dan 2,92% responden menyatakan lebih buruk.
(qom/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
