SBY Tak Respons 2 Surat DPR Soal Gubernur BI
Selasa, 09/02/2010 12:57 WIB
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan memberikan batas waktu bagi Presiden untuk segera mengirimkan nama-nama calon Gubernur Bank Indonesia (BI).
Pasalnya sudah dua kali DPR mengirimkan surat untuk mendesak Presiden segera memberikan nama-nama tersebut.
"Saat ini tidak ada jawaban dari Presiden, hanya ngambang begitu saja. Padahal sampai sekarang sudah dua kali dikirimkan surat kepada Presiden," ujar Anggota Komisi XI, Andi Rahmat ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Ia menegaskan, jika surat kedua nanti tetap saja tidak diindahkan oleh Presiden maka DPR akan memberikan deadline dan bersikap tegas.
"Karena ini mengenai kelangkapan sebuah lembaga negara. Harusnya dan sudah semestirnya jadi prioritas bagi Presiden," tegas Andi.
Andi berpandangan posisi Gubernur BI yang hanya dirangkap oleh Deputi Gubernur Senior Darmin Nasution bisa membuat BI terganggu melaksanakan tugas dan kewenangannya.
Seperti diketahui, Posisi Gubernur BI kosong sejak pertengahan Mei 2009 lalu setelah Boediono mundur untuk menjadi calon Wakil Presiden. Posisi Gubernur BI saat ini masih dijabat sementara oleh Darmin Nasution, yang terpilih menjadi Deputi Gubernur Senior BI pada 11 Mei 2009.
Posisi Deputi Gubernur BI bidang pengawasan perbankan saat ini juga kosong setelah Siti Fadjrijah terkena stroke sehingga tidak bisa melaksanakan tugasnya. Posisi tersebut saat ini dirangkap oleh Budi Rochadi Deputi Gubernur BI bidang sistem pembayaran.
DPR melalui Komisi XI telah membahas masalah kekosongan deputi gubernur dengan pihak BI, menyusul kekosongan posisi yang ditinggalkan Siti Fadjrijah.
"Jika memang beliau berhalangan, dan tetap tidak bisa menjalankan tugasnya ya segera diganti. Kita sudah ada pembicaraan informal dengan BI, dan sudah mendesak bank sentral untuk memberikan kepastian dan kejelasan status Bu Fadjrijah," tuturnya.
Andi berpendapat, BI harus segera memberikan usulan untuk mengganti Siti Fadjrijah dengan Deputi Gubernur baru.
"Tidak bisa rangkap jabatan, nanti BI akan kesulitan," tandasnya.
(dru/qom)
Pasalnya sudah dua kali DPR mengirimkan surat untuk mendesak Presiden segera memberikan nama-nama tersebut.
"Saat ini tidak ada jawaban dari Presiden, hanya ngambang begitu saja. Padahal sampai sekarang sudah dua kali dikirimkan surat kepada Presiden," ujar Anggota Komisi XI, Andi Rahmat ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Ia menegaskan, jika surat kedua nanti tetap saja tidak diindahkan oleh Presiden maka DPR akan memberikan deadline dan bersikap tegas.
"Karena ini mengenai kelangkapan sebuah lembaga negara. Harusnya dan sudah semestirnya jadi prioritas bagi Presiden," tegas Andi.
Andi berpandangan posisi Gubernur BI yang hanya dirangkap oleh Deputi Gubernur Senior Darmin Nasution bisa membuat BI terganggu melaksanakan tugas dan kewenangannya.
Seperti diketahui, Posisi Gubernur BI kosong sejak pertengahan Mei 2009 lalu setelah Boediono mundur untuk menjadi calon Wakil Presiden. Posisi Gubernur BI saat ini masih dijabat sementara oleh Darmin Nasution, yang terpilih menjadi Deputi Gubernur Senior BI pada 11 Mei 2009.
Posisi Deputi Gubernur BI bidang pengawasan perbankan saat ini juga kosong setelah Siti Fadjrijah terkena stroke sehingga tidak bisa melaksanakan tugasnya. Posisi tersebut saat ini dirangkap oleh Budi Rochadi Deputi Gubernur BI bidang sistem pembayaran.
DPR melalui Komisi XI telah membahas masalah kekosongan deputi gubernur dengan pihak BI, menyusul kekosongan posisi yang ditinggalkan Siti Fadjrijah.
"Jika memang beliau berhalangan, dan tetap tidak bisa menjalankan tugasnya ya segera diganti. Kita sudah ada pembicaraan informal dengan BI, dan sudah mendesak bank sentral untuk memberikan kepastian dan kejelasan status Bu Fadjrijah," tuturnya.
Andi berpendapat, BI harus segera memberikan usulan untuk mengganti Siti Fadjrijah dengan Deputi Gubernur baru.
"Tidak bisa rangkap jabatan, nanti BI akan kesulitan," tandasnya.
(dru/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
