Jasa Marga Incar 2 Ruas Tol Terbengkalai
Selasa, 09/02/2010 14:06 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) siap mengakusisi dua ruas tol yang pembangunannya terbengkalai di wilayah Jakarta (JORR II) dan Jawa Timur. Perseroan akan memiliki saham mayoritas maksimal 60%.
Demikian disampaikan Direktur Utama Jasa Marga Frans S. Sunito di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) SCBD Jakarta Selasa (9/2/2010).
"Kami akan take over beberapa ruas tol dari investor yang tidak bisa membangun. JORR II dan di Jawa Timur. Kita akan jadi mayoritas," jelas Frans.
Menurutnya, rencana akuisisi ini masih dalam tahap awal. Namun konsentrasi perseroan untuk menjadikannya sebagai pemilik mayoritas sudah dipastikan.
"Itu memang sudah jadi konsen kita, tiap jalan tol yang kami kelola, minimal 60%," katanya.
Sumber dana atas rencana take over dua ruas tol ini, dimungkinkan berasal dari dana Initial Public Overing (IPO) perseroan yang belum banyak terparkai. "Masih ada dana IPO yang belum terpakai, masih ada. Waktu IPO kita tahun 2007, ada dana Rp 3,4 triliun. Sebagian besar masih tertahan," paparnya.
Target Selesaikan 20 KM Ruas Tol
Tahun 2010, perseroan menargetkan dapat membangun 20 km ruas tol. Dari total 200 km yang ditargetkan perseroan, 20 km akan terbangun di ruas tol Semarang - Ungaran dengan panjang 14 km. Kemudian disusul ruas tol Surabaya - Mojokerto 4 km. Dan sisanya, merupakan ruas tol yang sudah beroperasi yaitu Bogor Oto Ring Road sepanjang 4 km.
Namun, lanjut Frans, penambahan 20 km tidak berlaku secara proporsional akan dilakukan perseroan di tiap tahunnya. Dengan adanya penjaminan pembebasan tanah (land caping) dari pemerintah, JSMR yakin bahwa target pembangunan ruas tol akan jauh lebih besar di tahun mendatang.
"Kalau pemerintah giat lakukan pembebasan lahan, sebenarnya hanya butuh dua tahun. Pembebasan lahan lancar kan pakai dana talangan," imbuhnya.
Untuk tiap pengerjalan ruas jalan tol, perseroan dipastikan menggandeng mitra strategis yang sebagian besar merupakan BUMD.
"Kita kan bentuk anak usaha, dengan kerja sama dengan mitra. Ada BUMN karya, juga ada CMF Malaisya dan Astratel untuk pengerjaan JORR II. Ada JO (join venture) dengan kelompok kompas gramedia (KKG).
(wep/dro)
Demikian disampaikan Direktur Utama Jasa Marga Frans S. Sunito di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) SCBD Jakarta Selasa (9/2/2010).
"Kami akan take over beberapa ruas tol dari investor yang tidak bisa membangun. JORR II dan di Jawa Timur. Kita akan jadi mayoritas," jelas Frans.
Menurutnya, rencana akuisisi ini masih dalam tahap awal. Namun konsentrasi perseroan untuk menjadikannya sebagai pemilik mayoritas sudah dipastikan.
"Itu memang sudah jadi konsen kita, tiap jalan tol yang kami kelola, minimal 60%," katanya.
Sumber dana atas rencana take over dua ruas tol ini, dimungkinkan berasal dari dana Initial Public Overing (IPO) perseroan yang belum banyak terparkai. "Masih ada dana IPO yang belum terpakai, masih ada. Waktu IPO kita tahun 2007, ada dana Rp 3,4 triliun. Sebagian besar masih tertahan," paparnya.
Target Selesaikan 20 KM Ruas Tol
Tahun 2010, perseroan menargetkan dapat membangun 20 km ruas tol. Dari total 200 km yang ditargetkan perseroan, 20 km akan terbangun di ruas tol Semarang - Ungaran dengan panjang 14 km. Kemudian disusul ruas tol Surabaya - Mojokerto 4 km. Dan sisanya, merupakan ruas tol yang sudah beroperasi yaitu Bogor Oto Ring Road sepanjang 4 km.
Namun, lanjut Frans, penambahan 20 km tidak berlaku secara proporsional akan dilakukan perseroan di tiap tahunnya. Dengan adanya penjaminan pembebasan tanah (land caping) dari pemerintah, JSMR yakin bahwa target pembangunan ruas tol akan jauh lebih besar di tahun mendatang.
"Kalau pemerintah giat lakukan pembebasan lahan, sebenarnya hanya butuh dua tahun. Pembebasan lahan lancar kan pakai dana talangan," imbuhnya.
Untuk tiap pengerjalan ruas jalan tol, perseroan dipastikan menggandeng mitra strategis yang sebagian besar merupakan BUMD.
"Kita kan bentuk anak usaha, dengan kerja sama dengan mitra. Ada BUMN karya, juga ada CMF Malaisya dan Astratel untuk pengerjaan JORR II. Ada JO (join venture) dengan kelompok kompas gramedia (KKG).
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
