Impor China ke Indonesia Meningkat Tajam dalam 5 Tahun
Selasa, 09/02/2010 14:32 WIB
Mahendra Siregar (Foto: Wherry/detikfinance)
Jakarta - Impor produk-produk Cina ke Indonesia dalam lima tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan. Namun peningkatan impor itu juga diimbangi dengan kenaikan investasi China di Indonesia.
Jika pada tahun 2004 Impor China ke Indonesia hanya sebesar hanya sebesar 7,9 % dari total impor yang dilakukan Indonesia, namun pada tahun 2009 sudah melonjak ke level 19,77 %.
"Peningkatan impor tersebut berbanding lurus dengan investasi China di Indonesia yang tumbuh 69 persen per tahun," ujar Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers Kinerja Ekspor dan Impor Januari-Desember 2009 di auditorium Kementerian Perdagangan, Jalan M.I Ridwan Rais No.5, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Mahendra menyatakan, impor dari China ke Indonesia selama periode 2004 hingga 2008 memang mengalami peningkatan sebesar 35,1 persen pertahun. Peningkatan impor tersebut sebagian besar berupa barang modal yang mencapai 59,3 persen dan bahan baku penolong sebesar 29,5 persen.
"Peningkatan impor barang modal dan bahan baku penolong ini disebabkan karena naiknya investasi China di sini," kata dia.
Ia mencontohkan, proyek 10.000 Megawatt tahap I yang sebagian besar pendanaannya berasal dari China telah memberikan implikasi pada peningkatan impor barang modal dari China.
Mahendra memaparkan, perdagangan Indonesia dan China hingga saat ini memang masih mengalami defisit sejak tahun 2008. Namun ia mengaku, besaran defisit perdagangan dengan China di tahun 2009 sudah jauh lebih kecil dibanding tahun sebelumnya.
Penurunan nilai defisit tersebut disebabkan ekspor nonmigas Indonesia
ke China sepanjang tahun 2009 tumbuh hampir 15 persen. Sedangkan impor nonmigas Indonesia ke China turun hampir 10 persen.
"Defisit berkurang karena ekspor kita ke China naik. Jadi penting bagi kita untuk menjaga ini dengan China," tegasnya.
(epi/qom)
Jika pada tahun 2004 Impor China ke Indonesia hanya sebesar hanya sebesar 7,9 % dari total impor yang dilakukan Indonesia, namun pada tahun 2009 sudah melonjak ke level 19,77 %.
"Peningkatan impor tersebut berbanding lurus dengan investasi China di Indonesia yang tumbuh 69 persen per tahun," ujar Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers Kinerja Ekspor dan Impor Januari-Desember 2009 di auditorium Kementerian Perdagangan, Jalan M.I Ridwan Rais No.5, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Mahendra menyatakan, impor dari China ke Indonesia selama periode 2004 hingga 2008 memang mengalami peningkatan sebesar 35,1 persen pertahun. Peningkatan impor tersebut sebagian besar berupa barang modal yang mencapai 59,3 persen dan bahan baku penolong sebesar 29,5 persen.
"Peningkatan impor barang modal dan bahan baku penolong ini disebabkan karena naiknya investasi China di sini," kata dia.
Ia mencontohkan, proyek 10.000 Megawatt tahap I yang sebagian besar pendanaannya berasal dari China telah memberikan implikasi pada peningkatan impor barang modal dari China.
Mahendra memaparkan, perdagangan Indonesia dan China hingga saat ini memang masih mengalami defisit sejak tahun 2008. Namun ia mengaku, besaran defisit perdagangan dengan China di tahun 2009 sudah jauh lebih kecil dibanding tahun sebelumnya.
Penurunan nilai defisit tersebut disebabkan ekspor nonmigas Indonesia
ke China sepanjang tahun 2009 tumbuh hampir 15 persen. Sedangkan impor nonmigas Indonesia ke China turun hampir 10 persen.
"Defisit berkurang karena ekspor kita ke China naik. Jadi penting bagi kita untuk menjaga ini dengan China," tegasnya.
(epi/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
