detikfinance

Pemerintah Cari Rp 1 Triliun Dari Surat Utang Syariah

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 09/02/2010 16:10 WIB
Jakarta - Kementerian Keuangan akan kembali menerbitkan 4 seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara dengan target indikatif Rp 1 triliun pada 16 Februari 2010.

Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Kemenkeu Harry Z. Soeratin dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Selasa (9/2/2010).

"Pada hari Selasa, tanggal 16 Februari 2010 Pemerintah Indonesia akan melakukan Lelang Penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara seri IFR0003 (reopening), IFR0005 (reopening), IFR0006 (new issue), dan IFR0007 (reopening) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2010," tuturnya.

Empat seri sukuk yang akan dilelang pemerintah adalah:
  1. IFR0003 jatuh tempo 15 September 2015
  2. IFR0005 jatuh tempo 15 Januari 2017
  3. IFR0006 jatuh tempo 15 Februari 2021
  4. IFR0007 jatuh tempo 15 Januari 2025
SBSN seri IFR0003, IFR0005, IFR0006, dan IFR0007 akan diterbitkan dengan menggunakan akad Ijarah Sale and Lease Back yang telah mendapatkan Pernyataan Kesesuaian Syariah dari Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor B-373/DSN-MUI/X/2009 tanggal 20 Oktober 2009.


(dnl/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?