detikfinance

Updated

Pefindo Tetapkan Kembali Peringkat Obligasi Oto Multiartha dan Summit Oto

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Rabu, 10/03/2010 16:08 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat idAA- (double A minus) atas obligasi PT Oto Multiartha tahun 2007 senilai Rp 500 miliar dan peringkat idAAA (triple A) atas obligasi PT Summit Oto Finance seri C senilai Rp 350 miliar.

Demikian disampaikan dalam siaran pers Pefindo, Selasa (9/2/2010).

Menurut Pefindo, kesiapan Oto Multiartha untuk membayar jatuh tempo Obligasinya tahun 2007 yang didukung oleh ketersediaan kas dan setara kas pada 31 Desember 2009 sebesar Rp 1,214.7 miliar dan fasilitas kredit yang belum terpakai sebesar Rp 2.391 miliar, menjadi alasan penetapan kembali peringkat obligasi perseroan.

Bersamaan dengan itu, Pefindo menegaskan kembali peringkat obligasi II PT Summit Oto Finance seri C senilai Rp 350 miliar di posisi idAAA (triple A). Obligasi yang diterbitkan pada tahun 2007 ini akan jatuh tempo pada 8 Maret 2010.

Selain itu, Pefindo juga memberikan peringkat A+ untuk obligasi III tahun 2009 seri A senilai Rp 200 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 14 Mei 2010.

Pefindo menilai, kesiapan perusahaan untuk melunasi kedua obligasi tersebut, didukung adanya fasilitas kredit dari beberapa bank yang belum digunakan sebesar Rp 3,2 triliun per tanggal 31 Desember 2009 . Ditambah penerimaan kas dari bisnis pembiayaan otomotif perusahaan. Posisi kas perusahaan tercatat Rp714 miliar sampai 31 Desember 2009.

Disamping itu, kedua obligasi tersebut dijamin oleh dua instanis finansial,  Bank of Tokyo-Mitshubisi UFJ Ltd sebagai penjamin utama dan Japan Bank of International Cooperation sebagai penjamin kedua.

 



(dro/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.