detikfinance

BII Rugi Rp 40,969 Miliar di 2009

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Selasa, 09/02/2010 18:31 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mencatat kerugian usaha selama tahun 2009 sebesar Rp 40,969 miliar. Padahal tahun sebelumnya BII mencatat laba bersih Rp 468,697 miliar.

Pendapatan bersih operasional perseroan juga terpantau anjlok 90,63% dari Rp 395,31 miliar menjadi Rp 37,03 miliar. Inilah yang menyebabkan perseroan mencatat laba negatif Rp 40,96 miliar.

Demikian disampaikan Presiden Direktur BII Ridha DM Wirakusumah dalam keterangan tertulis yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta Selasa (9/2/2010).

Pendapatan dan beban bunga tercatat naik 12,37% menjadi Rp 3,09 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu, pendapatan dan beban bunga tercatat Rp 2,75 triliun. Jumlah pendapatan opearasional lain juga naik 12,03% dari Rp 1,47 triliun menjadi Rp 1,65 triliun.

Beban operasional selama 12 bulan tahun 2009 tercatat Rp 4,71 triliun atau naik 22,81%. Sementara posisi tahun lalu, beban operasional senilai Rp 3,84 triliun. "Beban operasional lainnya bersih sebesar Rp 3,05 triliun. Tahun lalu tercatat Rp 2,36 triliun," ujarnya.

Dengan demikian, pendapatan bersih operasional terakumulasi sebesar Rp 37,03 miliar. Pendapatan operasional anjlok 90,63% dari posisi tahun lalu Rp 395,31 triliun. Laba sebelum pajak juga turun tajam 93,87%, dari Rp 637 miliar menjadi hanya 39,23 miliar dalam kurun waktu 12 bulan tahun 2009.

Meskipun beban pajak perseroan tercatat menurun jadi Rp 49,88 miliar, dari posisi tahun lalu yang Rp 158,05 miliar, namun BII tetap saja mencatat rugi Rp 40,96 miliar.

 



(wep/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.