detikfinance

BPK: Jika Century Ditutup, Negara Langsung Rugi Rp 4,67 Triliun

Herdaru Purnomo - detikfinance
Selasa, 09/02/2010 22:28 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat dana nasabah Bank Century yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per 21 November 2008 berjumlah Rp 4,67 triliun. Jadi jika Bank Century ditutup dana yang harus dikeluarkan oleh pemerintah sebesar Rp 4,67 triliun.

Demikian diungkapkan oleh Anggota BPK Taufiqurrahman Ruki dalam Rapat dengan Pansus Hak Angket Bank Century di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa (09/02/2010).

"Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Century pada tanggal 21 November 2008 tercatat sebesar Rp 8,95 triliun yang dijamin oleh LPS hanya sebesar Rp 4,67 triliun," ujar Ruki.

Ia memaparkan dana BUMN yang dijamin di Bank Century tercatat sebesar Rp 25,7 miliar, dana jaminan BPR tercatat Rp 2 miliar, dana perusahaan swasta tercatat Rp 362 miliar, dan dana nasabah individu sebesar Rp 4,28 triliun.

Ruki mengatakan, nasabah Bank Century tercatat sebanyak 43.811 dengan jumlah rekening sebanyak 63.156 rekening.

Hingga saat ini, BPK masih melakukan audit investigasi lanjutan. "Kita tidak bisa janji kapan akan diselesaikan audit ini. Hal ini dikarenakan BPK masih mengalami banyak kendala dalam melakukan penyelidikan," ujar Anggota BPK Hasan Bisri.

Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah mengatakan, uang talangan Bank Century yang dikeluarkan LPS memang sebesar Rp 6,7 triliun, namun uang tersebut tidak hilang begitu saja. LPS mempunyai waktu maksimal 5 tahun untuk menjual kembali Bank Century (sekarang Bank Mutiara) sehingga potensi kerugian bisa diminimalisir, bahkan bisa balik modal.



(dru/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.