detikfinance

Kasus Antaboga

LPS: Tanggung Jawab di Robert Tantular

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 10/02/2010 14:32 WIB
Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meminta seluruh nasabah PT Antaboga Delta Sekuritas (Antaboga) untuk mengejar dan meminta pertanggungjawaban pengembalian dana mereka kepada Robert Tantular.

"Sudah selayaknya yang harus dikejar dan diminta pertanggungjawaban uang nasabah Antaboga adalah Robert Tantular," ujar Kepala LPS, Firdaus Djaelani di hadapan Pansus Hak Angket Bank Century dan beberapa nasabah Antaboga di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (10/02/2010).

Firdaus mengatakan, pada Rapat Dengar Pendapat di Komisi XI pada 26 Februari 2009, Kabareskrim (pada saat itu Susno Duadji) mengemukakan dana nasabah Antaboga sebesar Rp 1,4 triliun diambil oleh Robert Tantular dan dibagi-bagi dengan porsi Robert Tantular 25%, Anton Tantular 25% dan Hartawan Alwi (saudara ipar Robert Tantular) 50%.

"Dengan demikian sejatinya Bank Century dan nasabah Antaboga adalah sama-sama korban dari Robert Tantular," jelasnya.

Lebih lanjut Firdaus menambahkan, seharusnya nasabah menindaklanjuti proses pada pihak Polri/Kabareskrim.

"Sudah sejauh mana tindakan hukum kepada Robert Tantular atas pelarian uang nasabah Antaboga dan upaya penyitaan hartanya supaya bisa dikembalikan kepada nasabah," tutur Firdaus.

Ketika sebuah bank diselamatkan, lanjut Firdaus tugas LPS adalah menyehatkan bank tersebut dan tidak sekalipun LPS berhubungan dengan nasabah.

"Termasuk ketika Bank Century diserahkan BI kepada LPS. Tidak ada kewajiban bank kepada nasabah Antaboga, karena produk Antaboga bukan produk bank meskipun dijajakan melalui bank," tegas Firdaus.

Ia menambahkan, hasil audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) juga tidak menemukan adanya kewajiban Bank Century terhadap nasabah Antaboga.

"Mengingat kekayaan Bank Century sebagian besar berasal dari PMS (Penyertaan Modal Sementara) LPS dan kekayaan LPS merupakan keuangan negara adalah tidak mungkin Bank Century membayar sesuatu yang bukan merupakan kewajibannya," tandasnya.



(dru/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?