detikfinance

Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi 2009 Melebihi Perkiraan

Ramdhania El Hida - detikfinance
Rabu, 10/02/2010 16:48 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan PDB tahun 2009 yang sebesar 4,5% dapat dijadikan basis untuk evaluasi dalam mengembangkan faktor ekonomi Indonesia. Menurutnya, angka PDB tahun 2009 sebesar 4,5% melebihi perkiraan pemerintah sebelumnya yang sebesar 4,3%. Angka ini berubah karena adanya kenaikan yang tinggi di triwulan IV.

"Yang jelas pertumbuhan 4,5% itu lebih tinggi dari yang selama ini pemerintah proyeksikan 4,3% itu. Ini memang menunjukkan pada kuartal IV itu kenaikkannya cukup luar biasa," ujarnya.

Selain itu, Sri Mulyani melihat angka itu mengindikasi perbaikan yang akan bergerak lebih cepat pada sisi ekspor dan impor. "Kalau dari sisi eksternal ekspor dan impor itu recoverynya akan lebih cepat dari yang dipekirakan," jelasnya.

Oleh karena itu, Sri Mulyani menyatakan PDB sebesar 4,5% bisa dijadikan basis untuk mengembangkan faktor ekonomi negara. "Jadi ini akan menjadi basis kita dan evaluasi untuk melihat-faktor-faktor yang mendukung, mengembangkan faktor ekonomi, akan kita lihat terus," kata Sri Mulyani.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu menyatakan PDB tahun 2009 sebesar 4,5% merupakan sinyal yang bagus untuk tahun 2010.

"4,5% itu benarkan dugaan saya. Kan kuartal IV di atas 5%. Jadi, kita punya prognosa yang tidak jauh dari realisasi dan itu merupakan satu sinyal yang bagus untuk 2010. Jadi, hampir kembali ke track normal," ujarnya.

Walaupun PDB masih didominasi pengangkutan dan komunikasi, Anggito meyakini pada 1-2 kuartal mendatang sektor perdagangan bisa mendominasi PDB Indonesia. Setelah keadaan ekonomi meningkat, lanjutnya, permintaan akan naik. Hal ini meningkatkan kebutuhan barang modal sehingga kredit akan meningkat.

"Kan sekarang kita baru mulai lagi barang modal mulai masuk, mungkin 1-2 kuarter lagi jadi akan terealisasi jadi investasi. Memang ini butuh waktu. Ini baru 1-2 kuartal bisa kembali ke track normal," jelas Anggito.



(nia/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?