Sering Jadi Bahan Pemberitaan, DPK Bank Mutiara Turun Rp 100 Miliar
Rabu, 10/02/2010 19:30 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mutiara (dulu Bank Century) mengalami penurunan hingga Rp 100 miliar di awal tahun 2010. Penurunan tersebut dikarenakan pemberitaan-pemberitaan di media massa soal Pansus Hak Angket Bank Century.
Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama Bank Mutiara Maryono dalam pemeriksaan oleh Pansus Hak Angket Bank Century DPR-RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/2/2010).
"Hal ini (penurunan DPK) memang dikarenakan adanya berita-berita di media massa serta pemeriksaan di Pansus sehingga membuat nasabah kami kurang nyaman melakukan transaksi. Selama bulan Januari 2010 DPK kami turun Rp 100 miliaran," papar Maryono.
Manajemen Bank Mutiara terus melakukan sosialisasi kepada para nasabah. Maryono mengatakan pemeriksaan Pansus tersebut hanya menindaklanjuti kasus Bank Century pada waktu dahulu.
"Ada beberapa yang telepon ke cabang-cabang kami. Namun kami jelaskan Pansus tersebut dalam rangka menindak lanjuti kasus Century yang terdahulu. Sekarang sudah berubah menjadi Bank Mutiara dan menjadi bank yang sehat," jelas Maryono.
Maryono menambahkan, DPK bank Century mengalami kenaikan kembali pada minggu pertama bulan Februari 2010.
"Saat ini berangsur-angsur kembali normal, pada minggu pertama bulan Februari 2010 tercatat naik hingga Rp 190 miliar," tutup Maryono.
(dru/dnl)
Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama Bank Mutiara Maryono dalam pemeriksaan oleh Pansus Hak Angket Bank Century DPR-RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/2/2010).
"Hal ini (penurunan DPK) memang dikarenakan adanya berita-berita di media massa serta pemeriksaan di Pansus sehingga membuat nasabah kami kurang nyaman melakukan transaksi. Selama bulan Januari 2010 DPK kami turun Rp 100 miliaran," papar Maryono.
Manajemen Bank Mutiara terus melakukan sosialisasi kepada para nasabah. Maryono mengatakan pemeriksaan Pansus tersebut hanya menindaklanjuti kasus Bank Century pada waktu dahulu.
"Ada beberapa yang telepon ke cabang-cabang kami. Namun kami jelaskan Pansus tersebut dalam rangka menindak lanjuti kasus Century yang terdahulu. Sekarang sudah berubah menjadi Bank Mutiara dan menjadi bank yang sehat," jelas Maryono.
Maryono menambahkan, DPK bank Century mengalami kenaikan kembali pada minggu pertama bulan Februari 2010.
"Saat ini berangsur-angsur kembali normal, pada minggu pertama bulan Februari 2010 tercatat naik hingga Rp 190 miliar," tutup Maryono.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
