Dirjen Pajak: Kasus Pajak Bakrie Tak Ada Kaitan dengan Century
Kamis, 11/02/2010 18:28 WIB
Jakarta - Dirjen Pajak M. Tjiptardjo menegaskan, pengejaran tunggakan pajak 3 perusahaan Bakrie tidak berhubungan dengan politik, atau bukan serangan balik terhadap kasus Bank Century. Kasus ini murni tunggakan pajak.
"Saya kan tidak tahu politik. Saya tahunya nanganin pajak. Saya sidik kemudian ada itu tindak pidana perpajakan. Jadi tidak ada kaitannya dengan Century dan pajak. Kita menangani WP itu jauh hari sebelum kasus Century," katanya di Kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
Ditjen Pajak saat ini tengah melakukan pengejaran tunggakan pajak 3 perusahaaan Bakrie yaitu PT Bumi Resources Tbk, PT Arutmin Indonesia, dan PT Kaltim Prima Coal (KPC).
Tjiptardjo mengatakan pengusutan tunggakan pajak tersebut merupakan kewajiban Ditjen Pajak dan bukan atas intervensi siapapun.
"Bukan berarti karena diperintah Presiden atau Menteri keuangan. Ini semata-mata karena tugasnya Ditjen Pajak. Jadi ada info, kita lihat, dan kita perlakukan sama semua WP. Karena kebetulan ada kejadian itu, maka ada kriminalisasi," tuturnya.
Saat ini 2 dari 3 perusahaan Bakrie itu dalam tahap penyidikan oleh Polisi. Saat ini Ditjen Pajak dan Polisi berusaha intensif untuk mengejar tunggakan pajak perusahaan-perusahaan Bakrie tersebut.
(dnl/qom)
"Saya kan tidak tahu politik. Saya tahunya nanganin pajak. Saya sidik kemudian ada itu tindak pidana perpajakan. Jadi tidak ada kaitannya dengan Century dan pajak. Kita menangani WP itu jauh hari sebelum kasus Century," katanya di Kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
Ditjen Pajak saat ini tengah melakukan pengejaran tunggakan pajak 3 perusahaaan Bakrie yaitu PT Bumi Resources Tbk, PT Arutmin Indonesia, dan PT Kaltim Prima Coal (KPC).
Tjiptardjo mengatakan pengusutan tunggakan pajak tersebut merupakan kewajiban Ditjen Pajak dan bukan atas intervensi siapapun.
"Bukan berarti karena diperintah Presiden atau Menteri keuangan. Ini semata-mata karena tugasnya Ditjen Pajak. Jadi ada info, kita lihat, dan kita perlakukan sama semua WP. Karena kebetulan ada kejadian itu, maka ada kriminalisasi," tuturnya.
Saat ini 2 dari 3 perusahaan Bakrie itu dalam tahap penyidikan oleh Polisi. Saat ini Ditjen Pajak dan Polisi berusaha intensif untuk mengejar tunggakan pajak perusahaan-perusahaan Bakrie tersebut.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
