detikfinance

BC Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Asal Malaysia

Ramdhania El Hida - detikfinance
Kamis, 11/02/2010 18:43 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun menangkap 8 kapal bermuatan pakaian bekas asal Malaysia sebanyak 12.000 ball di Laut Cina Selatan. Adapun potensi kerugian negara dari aset yang disita sebesar Rp12,35 miliar.

"Semua berasal dari Malaysia dan memakai modus menyisir pantai Malaysia dan melewati jalur lepas ekstrem unttuk menghindari patroli Bea dan Cukai" ujar Dirjen Bea dan Cukai Thomas Sugijata dalam siaran persnya di Jakarta, Jakarta, Kamis (11/2/2010).

Kronologis penangkapan tersebut dimulai sejak tanggal 4 Januari 2010 ketika Kapal Bea dan Cukai menangkap KM Gajah Mada 1.000 ball tujuan Malaysia-Sulawesi. Kemudian pada taanggal 6 Februari Kapal Bea dan Cukai 20002 kembali menagkap KM Bunga Indah kurang lebih 1.000 ball tujuan Malaysia-Semarang.

Pada tanggal 7 Februari 2010, KM Saudagar Kembar 2.000 ball pres ditangkap oleh Kapal Bea dan Cukai 10002 tujuan Malaysia-Surabaya. Keesokan harinya, KM Kuindra kurang lebih 2.000 ball pres ditangkap oleh Kapal Bea dan Cukai 30001 tujuan Malaysia-Sumbawa.

Kemudian pada tanggal 10 Februari 2010, Kapal Bea dan Cukai 7004 menangkap KM Bunga Harapan kurang lebih 2.000 ball dengan tujuan Malaysia-Sulawesi.

Selanjutnya, KM Bahtera Abadi 1.500 ball pres ditangkap oleh Kapal Bea dan Cukai 20001 tujuan Malaysia Sulawesi, KM HRT Jaya 1.000 ball ditangkap oleh kapal Bea dan Cukai 9002 tujuan Malaysia-Flores dan terakhir Kapal Bea dan Cukai 8005 menangkap KM Jabal Rahma 1.500 ball.

(nia/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?