Pemerintah Godok Izin 5 Maskapai Baru
Selasa, 16/02/2010 15:14 WIB
Surabaya - Meningkatnya jumlah penumpang pesawat terbang di Indonesia dalam 5 tahun terakhir membuat bisnis jasa angkutan penerbangan di Indonesia makin diminati. Saat ini pemerintah melalui Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tengah menggodok izin 5 perusahaan maskapai baru.
Hal tersebut disampaikan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bhakti saat menghadiri peluncuran Merpati Pilot School (MPS) di Landasan VIP TNI AL Bandara Lama Juanda, Surabaya, Selasa (16/2/2010).
"Saat ini ada sekitar lima maskapai yang mengajukan permohonan, dan sedang kita godok," kata Herry Bhakti.
Selain itu, Herry juga mengungkapkan, dalam 5 tahun terakhir jumlah penumpang pesawat domestik naik 10 persen. Meningkatnya jumlah penumpang ini juga mempengaruhi bertambahnya jumlah armada dengan berbagai jenis.
"Selain jumlah penumpang domestik yang naik, juga diikuti meningkatnya armada dengan berbagai jenis," ungkapnya.
Herry menambahkan, jumlah pesawat di Indonesia setiap tahunnya terus bertambah sebanyak 102 pesawat. Sayangnya, peningkatan ini tanpa diimbangi dengan jumlah pilot. Sehingga memaksa Ditjen Perhubungan mengizinkan maskapai menggunakan pilot asing.
"Pilot asing yang kita izinkan dan kita pakai sesuai dengan kebutuhan, tapi jumlahnya di bawah 10 persen dari jumlah pilot kita," pungkasnya.
(ze/dnl)
Hal tersebut disampaikan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bhakti saat menghadiri peluncuran Merpati Pilot School (MPS) di Landasan VIP TNI AL Bandara Lama Juanda, Surabaya, Selasa (16/2/2010).
"Saat ini ada sekitar lima maskapai yang mengajukan permohonan, dan sedang kita godok," kata Herry Bhakti.
Selain itu, Herry juga mengungkapkan, dalam 5 tahun terakhir jumlah penumpang pesawat domestik naik 10 persen. Meningkatnya jumlah penumpang ini juga mempengaruhi bertambahnya jumlah armada dengan berbagai jenis.
"Selain jumlah penumpang domestik yang naik, juga diikuti meningkatnya armada dengan berbagai jenis," ungkapnya.
Herry menambahkan, jumlah pesawat di Indonesia setiap tahunnya terus bertambah sebanyak 102 pesawat. Sayangnya, peningkatan ini tanpa diimbangi dengan jumlah pilot. Sehingga memaksa Ditjen Perhubungan mengizinkan maskapai menggunakan pilot asing.
"Pilot asing yang kita izinkan dan kita pakai sesuai dengan kebutuhan, tapi jumlahnya di bawah 10 persen dari jumlah pilot kita," pungkasnya.
(ze/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
63 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
