BNI Lepas 30% Saham BNI Sekuritas
Selasa, 16/02/2010 15:35 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) berencana menjual sebagian kepemilikan sahamnya di PT BNI Sekuritas pada semester II-2010. Perseroan menargetkan dana Rp 300 miliar dari divestasi ini.
"Divestasi berkisar 25-30% di BNI Sekuritas," kata Direktur Keuangan BNI Yap Tjay Soen saat ditemui di kantornya Wisma BNI 46 Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selasa (16/2/2010).
Ia menjelaskan, perseroan sejatinya tidak mempermasalahkan siapa yang nantinya menjadi mayoritas pada BNI Sekuritas. Utamanya, atas divestasi ini anak usaha perseroan menjadi lebih sehat dan dapat berkembang lebih pesat.
"Kita tetap mayoritas. Namun banyak juga investor yang ingin mayoritas, bisa saja. Jika mau mayoritas, kita baru ngomong harga," tegas Direktur Utama BNI Gatot Suwondo.
Namun perseroan mengatakan akan ada penambahan sekitar Rp 300 miliar yang masuk ke bank plat merah ini, jika divestasi benar terjadi pada semester II-2010.
Selain divestasi 30% saham BNI Sekuritas, perseroan juga berencana mencatatkan saham anak usahanya PT BNI Life di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun ia belum dapat membeberkan lebih lanjut mengenai porsi saham yang akan dilepas maupun target dana yang akan diperoleh.
Di luar agenda divestasi, BNI juga berencana mengakuisisi salah satu bank yang mempunyai modal inti di bawah Rp 100 miliar, seperti yang dipersyaratkan Bank Indonesia (BI). Akuisisi sendiri paling cepat akan dilakukan pada tahun 2011.
"Tahun ini belum. Paling 2011," tambah Gatot.
Bank yang dibidik nantinya akan difokuskan untuk jenis layanan kredit mikro perseroan. Meskipun BNI juga menyediakan layanan kredit usaha, namun bidikannya tetap sektor menengah ke atas.
"Grand disain kita nggak bisa ke mikro. Kalau BNI besar pinjaman kecil Rp 10 miliar. Yang besar Rp 100 miliar," imbuhnya.
(dro/dro)
"Divestasi berkisar 25-30% di BNI Sekuritas," kata Direktur Keuangan BNI Yap Tjay Soen saat ditemui di kantornya Wisma BNI 46 Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selasa (16/2/2010).
Ia menjelaskan, perseroan sejatinya tidak mempermasalahkan siapa yang nantinya menjadi mayoritas pada BNI Sekuritas. Utamanya, atas divestasi ini anak usaha perseroan menjadi lebih sehat dan dapat berkembang lebih pesat.
"Kita tetap mayoritas. Namun banyak juga investor yang ingin mayoritas, bisa saja. Jika mau mayoritas, kita baru ngomong harga," tegas Direktur Utama BNI Gatot Suwondo.
Namun perseroan mengatakan akan ada penambahan sekitar Rp 300 miliar yang masuk ke bank plat merah ini, jika divestasi benar terjadi pada semester II-2010.
Selain divestasi 30% saham BNI Sekuritas, perseroan juga berencana mencatatkan saham anak usahanya PT BNI Life di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun ia belum dapat membeberkan lebih lanjut mengenai porsi saham yang akan dilepas maupun target dana yang akan diperoleh.
Di luar agenda divestasi, BNI juga berencana mengakuisisi salah satu bank yang mempunyai modal inti di bawah Rp 100 miliar, seperti yang dipersyaratkan Bank Indonesia (BI). Akuisisi sendiri paling cepat akan dilakukan pada tahun 2011.
"Tahun ini belum. Paling 2011," tambah Gatot.
Bank yang dibidik nantinya akan difokuskan untuk jenis layanan kredit mikro perseroan. Meskipun BNI juga menyediakan layanan kredit usaha, namun bidikannya tetap sektor menengah ke atas.
"Grand disain kita nggak bisa ke mikro. Kalau BNI besar pinjaman kecil Rp 10 miliar. Yang besar Rp 100 miliar," imbuhnya.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
63 Komentar
-
55 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
