Nelayan Diusulkan Dapat Subsidi 2,516 Juta KL BBM
Selasa, 16/02/2010 16:12 WIB
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan mengusulkan alokasi subsidi BBM 2010 sebanyak 2.516.976 kiloliter untuk nelayan dan pembudidaya ikan skala kecil.
"Itu terdiri dari 1.955.376 KL per tahun untuk nelayan dan 561.600 KL per tahun untuk pembudidaya ikan skala kecil," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dalam siaran persnya yang dikutip detikFinance (16/2/2010).
Fadel memaparkan nelayan dan pembudidaya ikan sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro dan skala kecil. Pelaku usaha perikanan juga seringkali menghadapi kesulitan yang disebabkan oleh kondisi alam. Oleh karenanya, pemerintah yang memiliki sikap keberpihakan pada ekonomi rakyat kecil menganggap perlu meningkatkan subsidi bahan bakar minyak bagi nelayan dan pembudidaya ikan.
Fadel mengakui, salah satu permasalahan yang dihadapi sektor perikanan dalam memperoleh BBM bersubsidi saat ini adalah terbatasnya kuota sektor perikanan dibanding dengan kebutuhan. Jumlah SPDN juga masih kurang terutama pada pulau-pulau kecil dan lokasi yang terpencil.
Di samping itu, saat ini nelayan hanya mendapatkan kuota pada tempat-tempat tertentu, sepanjang tahun dalam jumlah sama.
"Padahal kenyataannya kebutuhan BBM dipengaruhi oleh musim yang berubah-ubah dengan lokasi yang berpindah-pindah. Masalah lain, saat ini belum tertata mekanisme penyaluran BBM bagi pembudidaya ikan skala kecil,” kata dia
Berdasarkan itu semua, lanjut Fadel, maka mulai tahun ini pihaknya akan menata penyaluran BBM bagi pembudidaya ikan. Guna penyesuaian ketersediaan BBM dengan musim penangkapan ikan, maka diperlukan peningkatan koordinasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, Badan Pengendali Hilir (BPH) Miga,s dan Badan Usaha, di antaranya PT Pertamina.
"Yang lebih penting lagi adalah pemenuhan kuota BBM bersubsidi sesuai kebutuhan, termasuk terhadap para nelayan di pulau-pulau kecil dan lokasi terpencil," jelasnya.
Untuk rencana Jangka menengah, supaya tercipta akurasi penerima subsidi, akan diupayakan sistem distribusi tertutup bagi nelayan dan pembudidaya ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan telah memulai dengan penyediaan kartu nelayan.
Berdasarkan data PT Pertamina (Persero), apabila dihitung dengan yang tersalurkan melalui instalasi atau depot berjumlah 1.322.505 kiloliter. Di antaranya adalah yang termasuk disalurkan lewat Solar Packed Dealer untuk Nelayan (SPDN) dan lain-lain yang tersebar di 142 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, pada 244 titik lokasi.
(epi/dnl)
"Itu terdiri dari 1.955.376 KL per tahun untuk nelayan dan 561.600 KL per tahun untuk pembudidaya ikan skala kecil," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dalam siaran persnya yang dikutip detikFinance (16/2/2010).
Fadel memaparkan nelayan dan pembudidaya ikan sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro dan skala kecil. Pelaku usaha perikanan juga seringkali menghadapi kesulitan yang disebabkan oleh kondisi alam. Oleh karenanya, pemerintah yang memiliki sikap keberpihakan pada ekonomi rakyat kecil menganggap perlu meningkatkan subsidi bahan bakar minyak bagi nelayan dan pembudidaya ikan.
Fadel mengakui, salah satu permasalahan yang dihadapi sektor perikanan dalam memperoleh BBM bersubsidi saat ini adalah terbatasnya kuota sektor perikanan dibanding dengan kebutuhan. Jumlah SPDN juga masih kurang terutama pada pulau-pulau kecil dan lokasi yang terpencil.
Di samping itu, saat ini nelayan hanya mendapatkan kuota pada tempat-tempat tertentu, sepanjang tahun dalam jumlah sama.
"Padahal kenyataannya kebutuhan BBM dipengaruhi oleh musim yang berubah-ubah dengan lokasi yang berpindah-pindah. Masalah lain, saat ini belum tertata mekanisme penyaluran BBM bagi pembudidaya ikan skala kecil,” kata dia
Berdasarkan itu semua, lanjut Fadel, maka mulai tahun ini pihaknya akan menata penyaluran BBM bagi pembudidaya ikan. Guna penyesuaian ketersediaan BBM dengan musim penangkapan ikan, maka diperlukan peningkatan koordinasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, Badan Pengendali Hilir (BPH) Miga,s dan Badan Usaha, di antaranya PT Pertamina.
"Yang lebih penting lagi adalah pemenuhan kuota BBM bersubsidi sesuai kebutuhan, termasuk terhadap para nelayan di pulau-pulau kecil dan lokasi terpencil," jelasnya.
Untuk rencana Jangka menengah, supaya tercipta akurasi penerima subsidi, akan diupayakan sistem distribusi tertutup bagi nelayan dan pembudidaya ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan telah memulai dengan penyediaan kartu nelayan.
Berdasarkan data PT Pertamina (Persero), apabila dihitung dengan yang tersalurkan melalui instalasi atau depot berjumlah 1.322.505 kiloliter. Di antaranya adalah yang termasuk disalurkan lewat Solar Packed Dealer untuk Nelayan (SPDN) dan lain-lain yang tersebar di 142 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, pada 244 titik lokasi.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
63 Komentar
-
55 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
