OCBC NISP Raih Laba Rp 435,9 Miliar
Selasa, 16/02/2010 16:18 WIB
Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk membukukan laba bersih Rp 435,9 miliar selama tahun 2009, naik 38% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 316,6 miliar. Kenaikan laba didorong oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih sebesar 23%, dari Rp 1,4 triliun menjadi Rp 1,73 triliun.
Demikian disampaikan Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja yang ditemui di kantornya Gedung OCBC NISP, Jalan DR Satrio, Jakarta, Selasa (16/2/2010).
"Selain kenaikan pendapatan bunga bersih, fee based income juga memberikan kontribusi peningkatan 6% dari Rp 470,8 miliar menjadi Rp 497 miliar. Kenaikan laba tidak lepas dari upaya pengendalian biaya operasional bank melalui peningkatan efisiensi dan produktivitas," jelasnya.
Ia menambahkan, dana pihak ketiga (DPK) pada tahun 2009 tercatat Rp 30,2 triliun atau naik 11% dibanding tahun lalu Rp 27,1 triliun. Tabungan menjadi instrumen terfavorit dengan nilai Rp 10,9 triliun atau mengambil porsi 36% dari total DPK.
"Tabungan mengalami pertumbuhan 70,8%. Diikuti Giro 7,7%. Untuk deposito tidak alami peningkatan," katanya.
Tingkat non performing loan (NPL) terjaga di tingkat 1,39% atau menurun dari posisi tahun lalu yang 1,75%. Net Interest Margin (NIM) naik dari 5,4% menjadi 5,53%. Rasio kecukupan modal (CAR) juga tercatat naik menjadi 18%, dari posisi yang sama tahun sebelumnya 17,01%.
"LDR kita 72,39%. Cost Income Ratio 61,95%. ROE naik dari 9,18% menjadi 11,86%, sedangkan ROA menjadi 1,79% dari posisi tahun lalu 1,54%," tegasnya.
Sementara untuk penyaluran kredit, selama tahun 2009 sektor konsumsi mengambil porsi tertinggi atau mencapai 30,2% dari total kredit perseroan. Diikuti oleh perindustrian 23,8%, perdagangan 22,9%, jasa 15,3%, dan lain-lain 7,8%. Sampai akhir tahun 2009, perolehan kredit mencapai Rp 21,88 triliun, atau meningkat 5% dari tahun lalu yang Rp 20,8 triliun.
"Meski kondisi ekonomi global belum kondusif, kami optimis dengan kepercayaan dan dukungan seluruh stakeholders yang semakin tinggi," papar Parwati.
(wep/dnl)
Demikian disampaikan Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja yang ditemui di kantornya Gedung OCBC NISP, Jalan DR Satrio, Jakarta, Selasa (16/2/2010).
"Selain kenaikan pendapatan bunga bersih, fee based income juga memberikan kontribusi peningkatan 6% dari Rp 470,8 miliar menjadi Rp 497 miliar. Kenaikan laba tidak lepas dari upaya pengendalian biaya operasional bank melalui peningkatan efisiensi dan produktivitas," jelasnya.
Ia menambahkan, dana pihak ketiga (DPK) pada tahun 2009 tercatat Rp 30,2 triliun atau naik 11% dibanding tahun lalu Rp 27,1 triliun. Tabungan menjadi instrumen terfavorit dengan nilai Rp 10,9 triliun atau mengambil porsi 36% dari total DPK.
"Tabungan mengalami pertumbuhan 70,8%. Diikuti Giro 7,7%. Untuk deposito tidak alami peningkatan," katanya.
Tingkat non performing loan (NPL) terjaga di tingkat 1,39% atau menurun dari posisi tahun lalu yang 1,75%. Net Interest Margin (NIM) naik dari 5,4% menjadi 5,53%. Rasio kecukupan modal (CAR) juga tercatat naik menjadi 18%, dari posisi yang sama tahun sebelumnya 17,01%.
"LDR kita 72,39%. Cost Income Ratio 61,95%. ROE naik dari 9,18% menjadi 11,86%, sedangkan ROA menjadi 1,79% dari posisi tahun lalu 1,54%," tegasnya.
Sementara untuk penyaluran kredit, selama tahun 2009 sektor konsumsi mengambil porsi tertinggi atau mencapai 30,2% dari total kredit perseroan. Diikuti oleh perindustrian 23,8%, perdagangan 22,9%, jasa 15,3%, dan lain-lain 7,8%. Sampai akhir tahun 2009, perolehan kredit mencapai Rp 21,88 triliun, atau meningkat 5% dari tahun lalu yang Rp 20,8 triliun.
"Meski kondisi ekonomi global belum kondusif, kami optimis dengan kepercayaan dan dukungan seluruh stakeholders yang semakin tinggi," papar Parwati.
(wep/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
63 Komentar
-
55 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
