Kejar Penunggak Pajak, DPR Bentuk Panja
Selasa, 16/02/2010 18:41 WIB
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi XI telah membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk membahas dan mengejar para penunggak pajak.
Rencananya pada hari Rabu 16 Februari 2010, Komisi XI akan membahas mengenai masalah tersebut. Panja tersebut diketuai oleh Melchias Markus Mekeng yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI.
"Rencananya, besok adalah Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja hari pertama dengan Direktorat Jenderal Pajak. Saya Ketua Panja tersebut," ujar Melchias Markus Mekeng kepada detikFinance di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa (16/02/2010).
Melky, sapaan akrab Melchias mengatakan pihaknya akan meminta keterangan lengkap mengenai masalah tunggakan pajak para wajib pajak. Terutama, lanjut Melky wajib pajak perusahaan-perusahaan besar.
"Nantinya kita akan melihat mengapa banyak pihak yang membantah laporan Ditjen Pajak. Ada yang bilang sudah bayar, atau sudah lunas. Untuk itu kita akan melihat secara luas mengapa ada perbedaan persepsi dari Ditjen Pajak dan para wajib pajak," jelas Melky.
Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Komisi XI Emir Moeis mengatakan DPR tidak akan berurusan dengan para wajib pajak penunggak pajak.
"Jadi hanya kepada Ditjen Pajak saja. Kita akan tanyakan masalahnya dimana, apa saja dan kenapa tunggakan bisa sangat besar." tutur Emir.
DPR, lanjut Emir berharap masalah pajak yang berpotensi merugikan negara hingga Rp 50 triliun dapat segera terselesaikan melalui Panja tersebut.
(dru/dnl)
Rencananya pada hari Rabu 16 Februari 2010, Komisi XI akan membahas mengenai masalah tersebut. Panja tersebut diketuai oleh Melchias Markus Mekeng yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI.
"Rencananya, besok adalah Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja hari pertama dengan Direktorat Jenderal Pajak. Saya Ketua Panja tersebut," ujar Melchias Markus Mekeng kepada detikFinance di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa (16/02/2010).
Melky, sapaan akrab Melchias mengatakan pihaknya akan meminta keterangan lengkap mengenai masalah tunggakan pajak para wajib pajak. Terutama, lanjut Melky wajib pajak perusahaan-perusahaan besar.
"Nantinya kita akan melihat mengapa banyak pihak yang membantah laporan Ditjen Pajak. Ada yang bilang sudah bayar, atau sudah lunas. Untuk itu kita akan melihat secara luas mengapa ada perbedaan persepsi dari Ditjen Pajak dan para wajib pajak," jelas Melky.
Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Komisi XI Emir Moeis mengatakan DPR tidak akan berurusan dengan para wajib pajak penunggak pajak.
"Jadi hanya kepada Ditjen Pajak saja. Kita akan tanyakan masalahnya dimana, apa saja dan kenapa tunggakan bisa sangat besar." tutur Emir.
DPR, lanjut Emir berharap masalah pajak yang berpotensi merugikan negara hingga Rp 50 triliun dapat segera terselesaikan melalui Panja tersebut.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
