Tips Bertansaksi Aman via Internet Banking
Kamis, 18/02/2010 07:34 WIB
Jakarta - Transaksi perbankan yang semakin canggih ibarat buah simalakama. Satu sisi menguntungkan karena kemudahan yang didapat, namun sebaliknya sistem ini rawan terhadap kejahatan elektronik.
Hal tersebut diakui Direktur PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (BII), Stephen Liestyo. kepada detikFinance saat ditemui di Alun-Alun Grand Indonesia Jalan MH Thamrin Jakarta Rabu (17/2/2010).
"Transaksi melalui internet banking, termasuk juga mobile banking sangat berguna. Bank tidak perlu investasi banyak, karena semua biaya lebih banyak ditanggung nasabah. Namun ini punya kelemahan, yaitu celah kejahatan dalam bentuk pengambilan dana menjadi besar," urainya.
Untuk mencegah sisi negatif dari kecanggihan transaksi perbankan, ada baiknya Anda menerapkan berbagai tips agar tetap bisa aman bertransaksi.
Tips pertama, pastikan bank tempat nasabah mendaftarkan layanan internet banking menggunakan second autofication. Lazimnya orang mengenal Token.
Token berfungsi sebagai bentuk proteksi tahap dua. Selain ada username dan password, nasabah juga akan lebih aman bertransaksi melalui piranti tambahan ini.
"Token bisa berbentuk fisik atau SMS. Jika SM kita memanfaatkan handphone kita untuk autofication tersebut," katanya.
Namun sampai saat ini belum seluruh bank yang memberikan fasilitas token. Untuk itu, BI telah memberi peringatan kepada bank yang bersangkutan, dalam bentuk audit secara berkala.
"Subyeknya ke BI. Nanti akan ada warning dan diaudit minimal satu tahun sekali. Kalau BII sudah. Token kami yakini untuk sementara jauh lebih baik dari pada tidak ada," tegasnya.
Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah website korporasi yang melayani internet banking nasabah. Banyak ditemui kasus, sindikat mengkloning website salah satu perbankan. Bentuk, warna, kanal serta fitur dibuat seruap namun tidak sama.
Jadi nasabah harus teliti. Meskipun sama, pasti ada satu atau dua instrumen yang berbeda. Salah satunya adalah nama website tersebut atau sering dinamakan domain. Domain pasti akan berbeda, satu sama lain.
"Perhatikan situs palsu. Bisa saja nasabah masukkan data saat ingin pakai layanan internet banking. Ternyata itu palsu, hingga data nasabah tercuri. Jadi harus hati-hati," ucapnya.
Ditambahkan Stephen, layaknya fitur dalam situs jejaring sosial, perbankan juga diwajibkan menambah layanan notification. Yaitu informasi tentang aktivitas user account dalam tempo beberapa waktu kebelakang, baik nasabah sendiri yang melakukan, atau user lain yang berhubungan dengan nasabah. Seperti terima transfer atau auto debit tagihan kredit.
Nah saat ada transaksi yang tidak diketahui nasabah, apalagi sampai mengurangi saldo, nasabah dapat mengetahui secara diri.
"Ini jadi penting. Umumnya sih melalui email. SMS juga bisa tapi berbayar," imbuhnya.
(wep/qom)
Hal tersebut diakui Direktur PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (BII), Stephen Liestyo. kepada detikFinance saat ditemui di Alun-Alun Grand Indonesia Jalan MH Thamrin Jakarta Rabu (17/2/2010).
"Transaksi melalui internet banking, termasuk juga mobile banking sangat berguna. Bank tidak perlu investasi banyak, karena semua biaya lebih banyak ditanggung nasabah. Namun ini punya kelemahan, yaitu celah kejahatan dalam bentuk pengambilan dana menjadi besar," urainya.
Untuk mencegah sisi negatif dari kecanggihan transaksi perbankan, ada baiknya Anda menerapkan berbagai tips agar tetap bisa aman bertransaksi.
Tips pertama, pastikan bank tempat nasabah mendaftarkan layanan internet banking menggunakan second autofication. Lazimnya orang mengenal Token.
Token berfungsi sebagai bentuk proteksi tahap dua. Selain ada username dan password, nasabah juga akan lebih aman bertransaksi melalui piranti tambahan ini.
"Token bisa berbentuk fisik atau SMS. Jika SM kita memanfaatkan handphone kita untuk autofication tersebut," katanya.
Namun sampai saat ini belum seluruh bank yang memberikan fasilitas token. Untuk itu, BI telah memberi peringatan kepada bank yang bersangkutan, dalam bentuk audit secara berkala.
"Subyeknya ke BI. Nanti akan ada warning dan diaudit minimal satu tahun sekali. Kalau BII sudah. Token kami yakini untuk sementara jauh lebih baik dari pada tidak ada," tegasnya.
Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah website korporasi yang melayani internet banking nasabah. Banyak ditemui kasus, sindikat mengkloning website salah satu perbankan. Bentuk, warna, kanal serta fitur dibuat seruap namun tidak sama.
Jadi nasabah harus teliti. Meskipun sama, pasti ada satu atau dua instrumen yang berbeda. Salah satunya adalah nama website tersebut atau sering dinamakan domain. Domain pasti akan berbeda, satu sama lain.
"Perhatikan situs palsu. Bisa saja nasabah masukkan data saat ingin pakai layanan internet banking. Ternyata itu palsu, hingga data nasabah tercuri. Jadi harus hati-hati," ucapnya.
Ditambahkan Stephen, layaknya fitur dalam situs jejaring sosial, perbankan juga diwajibkan menambah layanan notification. Yaitu informasi tentang aktivitas user account dalam tempo beberapa waktu kebelakang, baik nasabah sendiri yang melakukan, atau user lain yang berhubungan dengan nasabah. Seperti terima transfer atau auto debit tagihan kredit.
Nah saat ada transaksi yang tidak diketahui nasabah, apalagi sampai mengurangi saldo, nasabah dapat mengetahui secara diri.
"Ini jadi penting. Umumnya sih melalui email. SMS juga bisa tapi berbayar," imbuhnya.
(wep/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
