Carrefour Kalahkan KPPU, DPR Curiga Ada Mafia
Kamis, 18/02/2010 17:29 WIB
Jakarta - DPR melalui Komisi VI mempertanyakan kekalahan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terhadap PT Carrefour Indonesia (Carrefour) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin.
"Kok bisa kalah KPPU, padahal kita mengandalkan KPPU untuk melindungi usaha kecil," kata anggota DPR-RI komisi VI Idris Sugeng dalam acara rapat dengar pendapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/2/2010)
Sementara itu anggota Komisi VI lainnya, Nuroji mengatakan kekalahan KPPU oleh Carrefour patut dicurigai karena mafia peradilan di Tanah Air masih banyak berkeliaran. Bahkan menurutnya, rumor pertemuan Presiden SBY dengan CEO Carrefour di Prancis menjadi tanda tanya besar.
"Ada kecurigaan intervensi, karena mafia peradilan itu masih banyak," kata Nuroji.
Sementara Wakil Ketua Komisi VI Aria Bima mengatakan pihaknya secara politis akan tetap mendukung KPPU terkait hasil putusan PN Jakarta Selatan yang membatalkan seluruh putusan KPPU.
"Kalau semuanya dianulir oleh peradilan lalu fungsinya apa KPPU," katanya
Menurut Aria, Komisi VI DPR RI akan memanggil seluruh Komisioner KPPU pada pekan depan secara khusus membahas kekalahan KPPU oleh Carrefour.
Seperti diketahui PN Jakarta Selatan kemarin telah membatalkan seluruh putusan KPPU No.09/KPPU-L/2009 mengenai kasus monopoli dan dominasi Carrefour di pasar ritel nasional. Pihak KPPU juga akan melakukan langkah kasasi ke Mahkamah Agung (MA).
(hen/dnl)
"Kok bisa kalah KPPU, padahal kita mengandalkan KPPU untuk melindungi usaha kecil," kata anggota DPR-RI komisi VI Idris Sugeng dalam acara rapat dengar pendapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/2/2010)
Sementara itu anggota Komisi VI lainnya, Nuroji mengatakan kekalahan KPPU oleh Carrefour patut dicurigai karena mafia peradilan di Tanah Air masih banyak berkeliaran. Bahkan menurutnya, rumor pertemuan Presiden SBY dengan CEO Carrefour di Prancis menjadi tanda tanya besar.
"Ada kecurigaan intervensi, karena mafia peradilan itu masih banyak," kata Nuroji.
Sementara Wakil Ketua Komisi VI Aria Bima mengatakan pihaknya secara politis akan tetap mendukung KPPU terkait hasil putusan PN Jakarta Selatan yang membatalkan seluruh putusan KPPU.
"Kalau semuanya dianulir oleh peradilan lalu fungsinya apa KPPU," katanya
Menurut Aria, Komisi VI DPR RI akan memanggil seluruh Komisioner KPPU pada pekan depan secara khusus membahas kekalahan KPPU oleh Carrefour.
Seperti diketahui PN Jakarta Selatan kemarin telah membatalkan seluruh putusan KPPU No.09/KPPU-L/2009 mengenai kasus monopoli dan dominasi Carrefour di pasar ritel nasional. Pihak KPPU juga akan melakukan langkah kasasi ke Mahkamah Agung (MA).
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
63 Komentar
-
55 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
