detikfinance

Ekonomi AS Pulih Lebih Cepat, RI Siap Kena Imbasnya

Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 19/02/2010 11:45 WIB
Jakarta - Indonesia diharapkan akan terkena dampak positif kebijakan Bank Sentral AS (The Fed) yang menaikkan suku bunga pinjaman daruratnya kepada bank. Kebijakan tersebut menjadi cerminan pemulihan ekonomi AS lebih cepat dari perkiraan.

"Menurut saya kebijakan The Fed dapat diartikan positif bagi Indonesia," jelas Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono kepada detikFinance, Jumat (19/2/2010).

The Fed kemarin menaikkan bunga kredit untuk pinjaman darurat kepada bank dari 0,5% menjadi 0,75%. Langkah itu merefleksikan meredanya dampak krisis finansial. Langkah ini cukup mengejutkan karena ternyata dilakukan lebih cepat dari jadwal semula.

"Ini berarti pemulihan ekonomi US dan global lebih cepat dari yang diperkirakan, dampaknya bagi kita adalah cepat pulihnya perdagangan dunia khususnya ekspor Indonesia ke global," imbuh Hartadi.

Ia menambahkan, kebijakan The Fed itu pada dasarnya ditujukan untuk menyerap kelebihan likuiditas setelah bailout besar-besaran hingga ratusan miliar dolar AS pada tahun lalu,

"Penyerapan likuiditas oleh Fed akan lebih menyeimbangkan likuiditas di pasar sehingga pemulihan ekonomi berjalan tanpa tekanan inflasi," imbuhnya.

Kebijakan The Fed itu juga telah menyebabkan dolar AS melonjak tajam pada perdagangan di Asia hari ini. Euro merosot ke 1,3473 dolar, menembus level terendah sejak Mei 2009. Dolar AS juga menguat atas yen ke posisi 91,88 yen, dibandingkan sebelumnya di level 91.75 yen.

"Keputusan The Fed itu merepresentasikan langkah terbarunya untuk semakin dekat keluar dari kebijakan darurat yang diambilnya selama krisis finansial," ujar Hiroshi Maeba, direktur Nomura Securities seperti dikutip dari AFP.

(qom/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?