Dapat Marjin Tinggi, UKM Jadi Incaran Kredit Perbankan
Rabu, 24/02/2010 12:53 WIB
Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) meramal pertumbuhan kredit perbankan nasional tahun 2010 akan lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2009 lalu. Tahun ini pertumbuhan kredit diperkirakan sebanyak 17 persen. Sektor UMKM menjadi sektor incaran bagi perbankan karena tingginya marjin yang dapat dihasilkan.
"Melihat kondisi perbankan lndonesia tahun lalu, dapat kita lihat pengaruh dari krisis finansial global pada perlambatan pertumbuhan aset dan kredit di semester pertama, yang kemudian membaik di akhir tahun. Hal serupa akan terjadi di tahun 2010," kata Manager Financial Institution Ratings Pefindo Danan Dito dalam media forum di kantornya, Atrium Setiabudi, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (24/2/2010).
Menurutnya, hal yang sama terlihat juga pada pola rasio kredit bersamasalah (Non Performing Loan/NPL) tahun ini seperti tahun lalu, yang meningkat pada awal tahun 2009 dan membaik kembali di semester II-2009.
Selain itu, ia menambahkan, sektor perbankan juga mulai memperkuat permodalannya dalam rangka menghadapi krisis dan mengantisipasi penerapan PSAK 50/55 dan Basel II di tahun 2010, sejalan dengan proses konsolidasi yang terus berlangsung melalui merger dan akusisi.
Ia menjelaskan, pada tahun 2009, peringkat sektor perbankan yang terbanyak berada pada kategori peringkat idAA (7), diikuti oleh kategori peringkat idA dan idBBB dan peringkat idAAA.
Di tahun 2009, tidak terdapat penurunan peringkat (down grade) walaupun melalui periode krisis, Pefindo justru melakukan upgrade untuk 6 bank yang disebabkan beberapa faktor antara lain adanya peningkatan pangsa pasar, kesuksesan dari program transformasi dan perbaikan performa finansial, dan perubahan status hukum bank yang bersangkutan.
Secara umum beberapa faktor positif dari peringkat perbankan yang dominan adalah dukungan yang kuat dari pemegang saham, pangsa pasar yang cukup signifikan, dan permodalan yang kuat, disertai profitabilitas yang stabil.
Sebaliknya, kelemahan yang ada pada peringkat di sektor perbankan berupa memburuknya kualitas aset sebagai akibat dari krisis finansial global, walaupun tidak parah, dan ketatnya persaingan dalam industri tersebut.
(ang/dnl)
"Melihat kondisi perbankan lndonesia tahun lalu, dapat kita lihat pengaruh dari krisis finansial global pada perlambatan pertumbuhan aset dan kredit di semester pertama, yang kemudian membaik di akhir tahun. Hal serupa akan terjadi di tahun 2010," kata Manager Financial Institution Ratings Pefindo Danan Dito dalam media forum di kantornya, Atrium Setiabudi, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (24/2/2010).
Menurutnya, hal yang sama terlihat juga pada pola rasio kredit bersamasalah (Non Performing Loan/NPL) tahun ini seperti tahun lalu, yang meningkat pada awal tahun 2009 dan membaik kembali di semester II-2009.
Selain itu, ia menambahkan, sektor perbankan juga mulai memperkuat permodalannya dalam rangka menghadapi krisis dan mengantisipasi penerapan PSAK 50/55 dan Basel II di tahun 2010, sejalan dengan proses konsolidasi yang terus berlangsung melalui merger dan akusisi.
Ia menjelaskan, pada tahun 2009, peringkat sektor perbankan yang terbanyak berada pada kategori peringkat idAA (7), diikuti oleh kategori peringkat idA dan idBBB dan peringkat idAAA.
Di tahun 2009, tidak terdapat penurunan peringkat (down grade) walaupun melalui periode krisis, Pefindo justru melakukan upgrade untuk 6 bank yang disebabkan beberapa faktor antara lain adanya peningkatan pangsa pasar, kesuksesan dari program transformasi dan perbaikan performa finansial, dan perubahan status hukum bank yang bersangkutan.
Secara umum beberapa faktor positif dari peringkat perbankan yang dominan adalah dukungan yang kuat dari pemegang saham, pangsa pasar yang cukup signifikan, dan permodalan yang kuat, disertai profitabilitas yang stabil.
Sebaliknya, kelemahan yang ada pada peringkat di sektor perbankan berupa memburuknya kualitas aset sebagai akibat dari krisis finansial global, walaupun tidak parah, dan ketatnya persaingan dalam industri tersebut.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
64 Komentar
-
55 Komentar
-
39 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
