Pefindo Siapkan Pemeringkatan Reksa Dana
Rabu, 24/02/2010 13:53 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) siap melakukan rating terhadap produk reksa dana di triwulan II-2010. Saat ini Pefindo sudah melayangkan surat kepada sekitar 15 manajer investasi mengenai rencana tersebut.
"Reksa dana yang akan kita rating yaitu reksa dana fix income dan pasar uang," kata Direktur Utama Pefindo Kahlil Rowter dalam media forum di kantornya, Atrium Setiabudi, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (24/2/2010).
Ia mengatakan, saat ini permintaan untuk rating reksa dana ini cukup besar dan jangkauannya sangat luas, namun bisa dilakukan dengan biaya yang cukup murah.
Menurutnya, rating reksa dana tersebut akan menganalisis kualitas aset produk tersebut, bukan imbal hasilnya. Semakin banyak asetnya maka semakin tinggi rating produk reksa dananya.
Ia menambahkan, selama ini, investor hanya mengetahui bagus atau tidaknya produk reksa dana hanya dari manajer investasi dan distributor.
"Dengan adanya rating ini kan jadi lebih transparan. Investor juga punya pihak lain yang membantu penilaian sebuah produk reksa dana," imbuhnya.
Saat ini, Pefindo masih menunggu respon dari para manajer investasi yang sudah dihubungi. Kahlil mengatakan, jumlah reksa dana yang akan diperingkat akan lebih banyak jumlahnya karena dari 15 manajer investasi rata-rata memiliki lebih dari satu produk reksa dana.
Kahlil mengatakan, pihaknya juga sedang berupaya untuk melakukan fund ranking terhadap reksa dana saham dan campuran. Rencana ini sempat berjalan sebentar lalu berhenti setelah Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menghentikan publikasi e-monitoring data emiten.
"Kita kan selalu pakai data itu, setelah dihentikan kita kesulitan sekali untuk mencari data yang valid secara cepat," imbuhnya.
Fund ranking terhadap dua reksa dana itu rencananya akan menganalisa return dan likuiditas produk tersebut.
(ang/dro)
"Reksa dana yang akan kita rating yaitu reksa dana fix income dan pasar uang," kata Direktur Utama Pefindo Kahlil Rowter dalam media forum di kantornya, Atrium Setiabudi, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (24/2/2010).
Ia mengatakan, saat ini permintaan untuk rating reksa dana ini cukup besar dan jangkauannya sangat luas, namun bisa dilakukan dengan biaya yang cukup murah.
Menurutnya, rating reksa dana tersebut akan menganalisis kualitas aset produk tersebut, bukan imbal hasilnya. Semakin banyak asetnya maka semakin tinggi rating produk reksa dananya.
Ia menambahkan, selama ini, investor hanya mengetahui bagus atau tidaknya produk reksa dana hanya dari manajer investasi dan distributor.
"Dengan adanya rating ini kan jadi lebih transparan. Investor juga punya pihak lain yang membantu penilaian sebuah produk reksa dana," imbuhnya.
Saat ini, Pefindo masih menunggu respon dari para manajer investasi yang sudah dihubungi. Kahlil mengatakan, jumlah reksa dana yang akan diperingkat akan lebih banyak jumlahnya karena dari 15 manajer investasi rata-rata memiliki lebih dari satu produk reksa dana.
Kahlil mengatakan, pihaknya juga sedang berupaya untuk melakukan fund ranking terhadap reksa dana saham dan campuran. Rencana ini sempat berjalan sebentar lalu berhenti setelah Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menghentikan publikasi e-monitoring data emiten.
"Kita kan selalu pakai data itu, setelah dihentikan kita kesulitan sekali untuk mencari data yang valid secara cepat," imbuhnya.
Fund ranking terhadap dua reksa dana itu rencananya akan menganalisa return dan likuiditas produk tersebut.
(ang/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
64 Komentar
-
55 Komentar
-
39 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
