Menperin Dilobi 2 Kubu Berlawanan Soal RPP Tembakau
Rabu, 24/02/2010 15:24 WIB
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengaku dirinya sudah didatangi oleh 2 kubu yang berkepentingan terkait RPP Pengamanan Produk Tembakau Sebagai Zat Adiktif yang kini sedang menjadi kontroversi itu.
Kedua pihak yang mendatangi itu adalah Komnas Anti Tembakau dan perwakilan industri rokok yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Rokok Indonesia (Gapri)
"Dua-duanya datang ke saya, Komnas Anti Tembakau dan GAPRI," katanya saat ditemui di kantor Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (24/2/2010).
Ia mengungkapkan, dua kubu tersebut memiliki alasan-alasan dan kepentingan masing-masing mengenai RPP tembakau tersebut. Namun kata Hidayat sikap dari Kementerian Perindustrian terhadap masalah ini masih menunggu pembahasan RPP Tembakau.
"Soal RPP, kita belum dapat undangan, biasanya akan dibahas antar departemen," katanya.
Hidayat menjelaskan, dalam pemaparan Gapri sebelumnya, saat ini industri rokok terus berkembang sebagai sebuah industri meski dibayang-bayangi pembatasan. Setidaknya industri rokok menopang sektor lapangan kerja cukup tinggi dan mampu menyumbang penerimaan cukai maupun pajak.
Sementara Komnas Anti Tembakau mengungkapkan, kecanduan rokok masyarakat Indonesia saat ini sudah sangat memperihatinkan. Bahkan saat ini anak-anak sekolah dasar (SD) sudah kecanduan rokok sejak dini, yang akan merugikan kesehatan.
Sebelumnya Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) yang berisi para pengusaha industri rokok memprotes Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pengamanan Produk Tembakau Sebagai Zat Adiktif Bagi Kesehatan bagian dari turunan UU Kesehatan.
Alasan yang disampaikan antara lain RPP tersebut akan mengancam 6 juta petani tembakau di Tanah Air, termasuk imbas pada pendapatan negara yang berkurang.
(hen/qom)
Kedua pihak yang mendatangi itu adalah Komnas Anti Tembakau dan perwakilan industri rokok yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Rokok Indonesia (Gapri)
"Dua-duanya datang ke saya, Komnas Anti Tembakau dan GAPRI," katanya saat ditemui di kantor Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (24/2/2010).
Ia mengungkapkan, dua kubu tersebut memiliki alasan-alasan dan kepentingan masing-masing mengenai RPP tembakau tersebut. Namun kata Hidayat sikap dari Kementerian Perindustrian terhadap masalah ini masih menunggu pembahasan RPP Tembakau.
"Soal RPP, kita belum dapat undangan, biasanya akan dibahas antar departemen," katanya.
Hidayat menjelaskan, dalam pemaparan Gapri sebelumnya, saat ini industri rokok terus berkembang sebagai sebuah industri meski dibayang-bayangi pembatasan. Setidaknya industri rokok menopang sektor lapangan kerja cukup tinggi dan mampu menyumbang penerimaan cukai maupun pajak.
Sementara Komnas Anti Tembakau mengungkapkan, kecanduan rokok masyarakat Indonesia saat ini sudah sangat memperihatinkan. Bahkan saat ini anak-anak sekolah dasar (SD) sudah kecanduan rokok sejak dini, yang akan merugikan kesehatan.
Sebelumnya Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) yang berisi para pengusaha industri rokok memprotes Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pengamanan Produk Tembakau Sebagai Zat Adiktif Bagi Kesehatan bagian dari turunan UU Kesehatan.
Alasan yang disampaikan antara lain RPP tersebut akan mengancam 6 juta petani tembakau di Tanah Air, termasuk imbas pada pendapatan negara yang berkurang.
(hen/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
