detikfinance

Perbanas: Bunga Kredit Sudah Turun

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 24/02/2010 15:25 WIB
Jakarta - Kalangan industri berpendapat perbankan nasional masih enggan menurunkan suku bunga kreditnya, namun Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) beranggapan jika saat ini suku bunga kredit telah berangsur-angsur turun, meskipun penurunannya lambat.

"Suku bunga sudah berangsur-angsur turun. Beberapa bank sudah turun hingga ada yang 9,9% itu kan sudah sangat rendah. Walaupun memang ada beberapa yang masih tinggi," jelas Ketua Perbanas Sigit Pramono kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (24/2/2010).

Namun, Sigit mengakui penurunan suku bunga kredit memang cenderung melambat dikarenakan beberapa faktor.

"Beberapa kali saya sudah sering mengungkapkan jika memang untuk menurunkan suku bunga kredit tidaklah mudah, ada empat hal yang harus diperhatikan. Yakni biaya dana, overhead cost, margin keuntungan dan premi risiko," ujarnya.
 
Sigit menjelaskan, biaya dana (cost of fund) perbankan saat ini masih tinggi yang berasal dari bunga simpanan nasabah, karena itu suku bunga kredit sulit turun.

"Dari sisi overhead cost, perbankan juga telah berupaya melakukan efisiensi agar dapat menekan biaya tersebut," katanya.

Sementara itu, dari sisi marjin, karena adanya persaingan antar bank, maka dengan sendirinya marjin keuntungan bunga perbankan akan diturunkan.

Perbanas mencatat, suku bunga kredit yang sudah menunjukkan penurunan adalah bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Menurut Sigit, suku bunga perbankan akan terus turun seiring dengan penurunan suku bunga deposito. "Ya ditunggu saja," singkatnya.


(dru/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?