detikfinance

Saham Bhakti Investama Kena Suspensi

Indro Bagus SU - detikfinance
Kamis, 25/02/2010 09:35 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mengenakan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT). Suspensi dilakukan untuk transaksi di pasar reguler (RG) dan pasar tunai (TN) terhitung sesi hari ini.

Suspensi dilakukan untuk memberikan kesempatan pada investor dalam memutuskan langkah investasinya. Sebagai catatan, saham BHIT telah masuk pantauan bursa (Unusual Market Activity/UMA) sejak 22 Februari 2010.

Harga saham BHIT meningkat tajam sejak perdagangan 17 Februari 2010. Pada penutupann perdagangan 16 Februari 2010, harga BHIT masih berada di level Rp 215 per saham.

Pada perdagangan 17 Februari 2010 langsung melesat ke level Rp 245 per saham. Pada penutupan perdagangan 19 Februari 2010, BHIT telah menyentuh angka Rp 340 per saham, naik Rp 125 (58,14%) dari posisi 16 Februari 2010.

Pada 22 Februari 2010, harga BHIT kembali melejit tajam ke level Rp 405 per saham. Oleh sebab itu, BEI memasukkan BHIT dalam kategori UMA. Justru setelah masuk kategori UMA, harga saham BHIT makin melesat tajam. Pada perdagangan 23 dan 24 Februari 2010, harga saham BHIT naik hingga menyentuh batas atas auto rejection berturut-turut.

Pada perdagangan kemarin, Rabu (24/2/2010), BHIT ditutup di level Rp 620, naik Rp 405 (188,37%) dari harga penutupan 16 Februari 2010.

Kabarnya, perburuan saham BHIT disebabkan adanya rencana perseroan untuk mengakuisisi perusahaan tambang dan asuransi. Namun realisasinya belum dapat dipublikasikan oleh manajemen BHIT.


(dro/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?