detikfinance

Tahan Kenaikan TDL, Pemerintah Nombok Subsidi Rp 16,7 Triliun

Anwar Khumaini - detikfinance
Kamis, 25/02/2010 18:49 WIB
Jakarta - Keputusan pemerintah membatalkan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tahun ini  menyebabkan alokasi subsidi listrik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2010 naik Rp 16,7 triliun dari sebelumnya Rp 37,8 triliun.

"Karena ada perubahan TDL tidak naik makanya subsidi listrik naik, "  ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (25/2/2010).

Selain subsidi BBM, alokasi subsidi yang mengalami peningkatan yaitu subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang naik Rp 20 triliun dari alokasi subsidi BBM dalam APBN 2010 sebesar Rp 68,7 triliun.

"Subsidi untuk BBM tambah Rp 20 triliun," kata dia.. 

Untuk subsidi pupuk naik Rp 4,4 triliun dari alokasi subsidi pupuk dalam APBN 2010 sebesar Rp 11,3 triliun. Sementara untuk subsidi pangan naik Rp 2,3 triliun dari alokasi dalam APBN 2010 sebesar Rp 11,4 triliun.

"Subsidi pangan naik karena alokasi raskin yang disalurkan ditambah dari 13 Kilogram menjadi 15 kilogram," ungkapnya.

Sementara untuk asumsi harga minyak Indonesia (Indonesia Crude Price Oil/ICP) juga naik dari US$ 65 per barel menjadi US$ 77 per barel. "Jadi harga BBM masih diasumsikan sama terus," kata Sri Mulyani.

Selain itu, anggaran belanja juga akan meningkat karena adanya rencana untuk mengalokasikan dana dalam APBN sebesar Rp Rp 700 miliar untuk pembangunan lapas. "Presiden mau membangun lapas itu permintaan kita alokasikan Rp 700 miliar, sisanya Rp 300 miliar tahun depan, multiyears jadi total Rp 1 triliun," tandasnya.



(epi/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?