BPS: Beras Masih Penyumbang Inflasi Terbesar Februari 2010
Minggu, 28/02/2010 18:30 WIB
dok detikfinance
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan sumbangan inflasi terbesar pada bulan Februari 2010 masih dipengaruhi dari kenaikan harga beras di Tanah Air. Sumbangan besar beras terhadap inflasi pun sebelumnya terjadi pada bulan Januari 2010.
"Beras masih menjadi penyumbang inflasi terbesar karena belum ada panen yang berarti sehingga mempengaruhi psikologi pasar beras," kata Kepala BPS Rusman Heriawan saat dihubungi detikFinance yang sedang berada di New York, Minggu (28/2/2010).
Sebelumnya BPS mencatat inflasi Januari 2010 mencapai 0,84%. Kenaikan harga beras menjadi 'bintang' pemicu inflasi Januari tersebut. Menurut Rusman, kenaikan harga beras yang mencapai 8,45% untuk beras murah dan 7,8% untuk beras mahal, yang terjadi sejak Januari 2010. Beras menyumbang 0,35% terhadap inflasi bulan Januari 2010.
Sayangnya Rusman belum bisa memastikan seberapa besar sumbangan beras terhadap inflasi di bulan Februari 2010 dan total inflasi.
Sebelumnya Bank Indonesia (BI) melalui Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono memperkirakan laju inflasi bulan Februari 2010 adalah sebesar 0,3-0,4%. Sehingga berdasarkan proyeksi ini, tingkat suku bunga acuan (BI Rate) untuk bulan Maret 2010 akan kembali dipertahankan sebesar 6,5%.
"Perkiraan BI (Bank Indonesia) soal inflasi masih dalam range," jelas Rusman singkat.
(hen/hen)
"Beras masih menjadi penyumbang inflasi terbesar karena belum ada panen yang berarti sehingga mempengaruhi psikologi pasar beras," kata Kepala BPS Rusman Heriawan saat dihubungi detikFinance yang sedang berada di New York, Minggu (28/2/2010).
Sebelumnya BPS mencatat inflasi Januari 2010 mencapai 0,84%. Kenaikan harga beras menjadi 'bintang' pemicu inflasi Januari tersebut. Menurut Rusman, kenaikan harga beras yang mencapai 8,45% untuk beras murah dan 7,8% untuk beras mahal, yang terjadi sejak Januari 2010. Beras menyumbang 0,35% terhadap inflasi bulan Januari 2010.
Sayangnya Rusman belum bisa memastikan seberapa besar sumbangan beras terhadap inflasi di bulan Februari 2010 dan total inflasi.
Sebelumnya Bank Indonesia (BI) melalui Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono memperkirakan laju inflasi bulan Februari 2010 adalah sebesar 0,3-0,4%. Sehingga berdasarkan proyeksi ini, tingkat suku bunga acuan (BI Rate) untuk bulan Maret 2010 akan kembali dipertahankan sebesar 6,5%.
"Perkiraan BI (Bank Indonesia) soal inflasi masih dalam range," jelas Rusman singkat.
(hen/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
39 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
