Kredit Bank Mandiri Tumbuh 13% di 2009
Senin, 01/03/2010 17:42 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan kredit sebesar 13% sepanjang tahun 2009, pertumbuhan kredit terjadi hampir di semua sektor.
Demikian dikatakan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo usai bertemu dengan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/3/2010).
"Kredit kita tahun 2009 tumbuh baik yakni mencapai 13% dan pertumbuhannya hampir di semua sektor," ujar Agus.
Namun, Agus belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kinerja tahun 2009 dikarenakan masih menunggu paparan publik. "Untuk laba dan sebagainya belum bisa diberitahukan sampai pada proses paparan publik. Tapi semua tumbuh baik," ujarnya.
Tahun 2010 sendiri Bank Mandiri menargetkan ekspansi kredit sebesar Rp 4 triliun. Perseroan mematok target kredit pada tahun ini sebesar 15% sampai dengan 20%.
Bank Mandiri juga menargetkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 10%-13%. Terkait ekspansi bisnis, perusahaan akan tetap fokus pada ekspansi organik karena dinilai cukup menjanjikan dan jauh lebih besar.
Bunga Kredit Rendah
Selain itu, Agus menegaskan tingkat suku bunga kredit perbankan saat ini sudah sangat rendah. Industri perbankan berpendapat masalah yang terjadi saat ini adalah dari sisi rendahnya permintaan kredit.
"Saat ini bunga kredit bank sudah ada yang di bawah 10%. Jadi menurut saya yang paling penting ditingkatkan adalah demand dan bisnis sektor riil," ujar Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) ini.
Agus menambahkan, suku bunga kredit di Indonesia saat ini merupakan yang terendah selama 20 tahun belakangan dibandingkan dengan negara lain.
"Negara-negara lain itu tingkat bunganya beda. Banyak yang dikendalikan, kalau di Indonesia tingkat bunganya masih sesuai dengan BI Rate yakni masih antara 6,5%," tuturnya.
Menanggapi kesepakatan penurunan bunga kredit oleh Bank Indonesia (BI), Menteri BUMN dan Menteri Perindustrian beberapa hari lalu, Agus memaparkan perlu adanya waktu untuk membuat struktur cost of fund lebih efisien lagi.
"Yang penting strukturnya yang dikuatkan. Kalau cost of fund sudah efisien otomatis bunga bisa turun lagi," tandasnya.
(dru/dnl)
Demikian dikatakan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo usai bertemu dengan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/3/2010).
"Kredit kita tahun 2009 tumbuh baik yakni mencapai 13% dan pertumbuhannya hampir di semua sektor," ujar Agus.
Namun, Agus belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kinerja tahun 2009 dikarenakan masih menunggu paparan publik. "Untuk laba dan sebagainya belum bisa diberitahukan sampai pada proses paparan publik. Tapi semua tumbuh baik," ujarnya.
Tahun 2010 sendiri Bank Mandiri menargetkan ekspansi kredit sebesar Rp 4 triliun. Perseroan mematok target kredit pada tahun ini sebesar 15% sampai dengan 20%.
Bank Mandiri juga menargetkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 10%-13%. Terkait ekspansi bisnis, perusahaan akan tetap fokus pada ekspansi organik karena dinilai cukup menjanjikan dan jauh lebih besar.
Bunga Kredit Rendah
Selain itu, Agus menegaskan tingkat suku bunga kredit perbankan saat ini sudah sangat rendah. Industri perbankan berpendapat masalah yang terjadi saat ini adalah dari sisi rendahnya permintaan kredit.
"Saat ini bunga kredit bank sudah ada yang di bawah 10%. Jadi menurut saya yang paling penting ditingkatkan adalah demand dan bisnis sektor riil," ujar Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) ini.
Agus menambahkan, suku bunga kredit di Indonesia saat ini merupakan yang terendah selama 20 tahun belakangan dibandingkan dengan negara lain.
"Negara-negara lain itu tingkat bunganya beda. Banyak yang dikendalikan, kalau di Indonesia tingkat bunganya masih sesuai dengan BI Rate yakni masih antara 6,5%," tuturnya.
Menanggapi kesepakatan penurunan bunga kredit oleh Bank Indonesia (BI), Menteri BUMN dan Menteri Perindustrian beberapa hari lalu, Agus memaparkan perlu adanya waktu untuk membuat struktur cost of fund lebih efisien lagi.
"Yang penting strukturnya yang dikuatkan. Kalau cost of fund sudah efisien otomatis bunga bisa turun lagi," tandasnya.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
39 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
