Banyak Kerjaan, Sri Mulyani Tak Mau Nonton Paripurna DPR
Rabu, 03/03/2010 10:02 WIB
Jakarta - Rapat paripurna DPR pada Selasa (2/3/2010) menjadi sebuah 'tontonan' yang cukup heboh. Namun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak tergoda untuk menonton rapat paripurna yang akan kembali digelar pada hari ini.
Saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta,pagi ini (3/3/2010) usai Rakor Ketahanan Pangan, Sri Mulyani menyatakan dirinya hari ini akan menerima banyak tamu di kantornya dan masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan.
"Enggak (nonton) saya banyak tamu dan banyak kerjaan," tegas Sri Mulyani ketika ditanya apakah dirinya akan menonton tayangan Pansus hari ini.
Rencananya, Rapat Paripurna Pansus DPR RI akan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Rapat ini menjadi sangat menentukan bagi arah penanganan kasus bailout Bank Century karena akan memberikan rekomendasi langkah lanjutan setelah adanya kesimpulan Pansus Hak Angket Bank Century.
Seperti diketahui, kekisruhan terjadi setelah Ketua DPR Marzuki Alie secara sepihak menutup sidang paripurna. Kericuhan berawal saat Marzuki tidak mengubris interupsi yang mengusulkan sidang paripurna digelar sekali saja.
Marzuki tetap mendasarkan pada hasil keputusan bamus yang mengatakan agenda paripurna hari ini hanya satu, mendengarkan penyampaian hasil Pansus Century.
(nia/qom)
Saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta,pagi ini (3/3/2010) usai Rakor Ketahanan Pangan, Sri Mulyani menyatakan dirinya hari ini akan menerima banyak tamu di kantornya dan masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan.
"Enggak (nonton) saya banyak tamu dan banyak kerjaan," tegas Sri Mulyani ketika ditanya apakah dirinya akan menonton tayangan Pansus hari ini.
Rencananya, Rapat Paripurna Pansus DPR RI akan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Rapat ini menjadi sangat menentukan bagi arah penanganan kasus bailout Bank Century karena akan memberikan rekomendasi langkah lanjutan setelah adanya kesimpulan Pansus Hak Angket Bank Century.
Seperti diketahui, kekisruhan terjadi setelah Ketua DPR Marzuki Alie secara sepihak menutup sidang paripurna. Kericuhan berawal saat Marzuki tidak mengubris interupsi yang mengusulkan sidang paripurna digelar sekali saja.
Marzuki tetap mendasarkan pada hasil keputusan bamus yang mengatakan agenda paripurna hari ini hanya satu, mendengarkan penyampaian hasil Pansus Century.
(nia/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
