Pemerintah Akan Tambah Gizi Beras Keluarga Miskin
Rabu, 03/03/2010 14:14 WIB
Jakarta - Pemerintah tengah mengkaji tambahan gizi dalam bentuk zat besi (fe) produk beras bagi keluarga miskin (raskin). Pemerintah saat ini masih terbentur teknologi dan biaya yang tinggi dalam menambahkan (fortifikasi) fe untuk raskin.
"Pemerintah dalam hal ini Bappenas, Bulog, dan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, bersama koalisi fortifikasi Indonesia (KFI) juga sedang menyiapkan fortifikasi beras raskin," kata Ketua Koalisi Fortifikasi Indonesia (KFI) Soekirman dalam acara seminar fortifikasi minyak goreng, Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Soekirman mengatakan, kajian ini sudah berjalan secara teknis. Ia menjelaskan, selama ini beras lebih banyak mengandung karbohidrat dan sedikit protein padahal masyarakat secara umum paling tidak memerlukan zat-zat seperti fe, yodium dan vitamin A.
Khusus untuk fe sudah dilakukan oleh dalam produk terigu, sedangkan yodium sudah dimasukan dalam produk garam dan rencananya vitamin A akan dimasukan ke minyak goreng. "Sekarang sudah dilakukan pemerintah melakukan pengkajian teknis," katanya
Ia menambahkan, pemerintah sedang menjajaki penerapan teknogi fortifikasi fe untuk raskin dengan mengundang tenaga-tenaga ahli dari India, China, Filipina dan AS. Namun, kata dia, biaya fortifikasi fe untuk beras seperti yang dilakukan China cukup mahal, mencapai Rp 400 per kg.
"Kita akan terus upayakan katanya Filipina sanggup lebih murah, tapi kita belum tahu," katanya.
Ia mengharapkan, pada tahun ini bisa ditemukan fortifikasi yang tepat untuk raskin, sehingga pada tahun 2011 sudah ada gambaran penerapan fortifikasi fe untuk raskin. "Mudah-mudahan tahun 2012 sudah dieksekusi," katanya.
Fortifikasi adalah langkah menambahkan zat gizi untuk komoditas tertentu untuk memperkaya nilai gizi bagi masyarakat. Salah satu fortifikasi yang berhasil di Indonesia adalah fortifikasi yodium pada garam.
(hen/ang)
"Pemerintah dalam hal ini Bappenas, Bulog, dan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, bersama koalisi fortifikasi Indonesia (KFI) juga sedang menyiapkan fortifikasi beras raskin," kata Ketua Koalisi Fortifikasi Indonesia (KFI) Soekirman dalam acara seminar fortifikasi minyak goreng, Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Soekirman mengatakan, kajian ini sudah berjalan secara teknis. Ia menjelaskan, selama ini beras lebih banyak mengandung karbohidrat dan sedikit protein padahal masyarakat secara umum paling tidak memerlukan zat-zat seperti fe, yodium dan vitamin A.
Khusus untuk fe sudah dilakukan oleh dalam produk terigu, sedangkan yodium sudah dimasukan dalam produk garam dan rencananya vitamin A akan dimasukan ke minyak goreng. "Sekarang sudah dilakukan pemerintah melakukan pengkajian teknis," katanya
Ia menambahkan, pemerintah sedang menjajaki penerapan teknogi fortifikasi fe untuk raskin dengan mengundang tenaga-tenaga ahli dari India, China, Filipina dan AS. Namun, kata dia, biaya fortifikasi fe untuk beras seperti yang dilakukan China cukup mahal, mencapai Rp 400 per kg.
"Kita akan terus upayakan katanya Filipina sanggup lebih murah, tapi kita belum tahu," katanya.
Ia mengharapkan, pada tahun ini bisa ditemukan fortifikasi yang tepat untuk raskin, sehingga pada tahun 2011 sudah ada gambaran penerapan fortifikasi fe untuk raskin. "Mudah-mudahan tahun 2012 sudah dieksekusi," katanya.
Fortifikasi adalah langkah menambahkan zat gizi untuk komoditas tertentu untuk memperkaya nilai gizi bagi masyarakat. Salah satu fortifikasi yang berhasil di Indonesia adalah fortifikasi yodium pada garam.
(hen/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
39 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
