Asuransi Jiwa Alokasikan Rp 52,96 Triliun ke SUN
Rabu, 03/03/2010 15:36 WIB
Jakarta - Industri asuransi jiwa akan mengalokasikan Rp 52,96 triliun dari nilai investasi mereka ke dalam instrumen Surat Utang Negara (SUN) di tahun ini. Selain itu, dari target nilai investasi sebesar Rp 152,788 triliun di tahun ini, Rp 58,85 triliun akan dialokasi ke surat berharga dan efek-efek lain.
"SUN akan tetap dominan di instrumen investasi kita di tahun ini, jumlahnya mencapai 80-90% dari nilai surat berharga dan efek-efek," ujar Ketua AAJI Evelina F. Pietruschka saat ditemui di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Menurutnya, instrumen SUN masih menjadi pilihan karena tingkat risiko yang paling signifikan dibanding instrumen investasi lainnya seperti reksa dana dan deposito.
"Portofolio kita tetap seperti catatan instrumen investasi tahun 2009, dengan surat berharga dan efek-efek dominan (42,81%). Dari sekian surat berharga, SUN tetap jadi pilihan industri," katanya.
Tahun ini, AAJI menargetkan nilai investasi industri asuransi dapat tumbuh 20% dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 127,32 triliun. Pertumbuhan ini masih di bawah target kenaikan total pendapatan industri asuransi jiwa yang mencapai 76%.
Pendapatan industri asuransi tahun ini diperkirakan dapat tumbuh pesat seperti tahun 2009. Tercatat pendapatan industri tahun lalu mencapai Rp 81,71 triliun (unaudited). Jika mengacu pada pertumbuhan tersebut, maka total pendapatan industri asuransi jiwa tahun bisa mencapai Rp 143,8 triliun.
"Kalau nilai investasi memang tidak sepesat total pendapatan kita. Ini karena 2008 dan 2009 kan habis krisis. Orang lebih banyak investasi di sini. Nah tahun ini kan ekonomi mulai pulih, jadi tidak akan sepesat tahun lalu," kata Evelina
Sementara itu, total aset industri asuransi jiwa sampai akhir tahun 2009 mencapai Rp 140,49 triliun atau naik 40% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 99,74 triliun. Pertumbuhan ini akan terus dijaga, sehingga pada tahun 2014 total aset secara industri dapat mencapai target sebesar Rp 500 triliun.
"Jika kita terus menjaga pertumbuhan 40%, kita yakin bisa Rp 500 triliun. Ini didukung oleh pertumbuhan agen yang mencapai 500 ribu di tahun 2012," ungkap Direktur Eksekutif AAJI Stephen Juwono.
Selama kurun waktu 2009 tercatat, total klaim yang dibayarkan asuransi jiwa nasional mencapai Rp 38,71 triliun. Mengalami peningkatan 30% dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 29,68 triliun.
"Klaim terdiri dari polis yang ditebus (surrender value) sebesar Rp 15,61 triliun, polis yang berakhir masa kontraknya (maturity) Rp 6,04 triliun, klaim meninggal dunia Rp 2,7 triliun, dan lain-lain Rp 14,3 triliun," terangnya.
(wep/dnl)
"SUN akan tetap dominan di instrumen investasi kita di tahun ini, jumlahnya mencapai 80-90% dari nilai surat berharga dan efek-efek," ujar Ketua AAJI Evelina F. Pietruschka saat ditemui di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Menurutnya, instrumen SUN masih menjadi pilihan karena tingkat risiko yang paling signifikan dibanding instrumen investasi lainnya seperti reksa dana dan deposito.
"Portofolio kita tetap seperti catatan instrumen investasi tahun 2009, dengan surat berharga dan efek-efek dominan (42,81%). Dari sekian surat berharga, SUN tetap jadi pilihan industri," katanya.
Tahun ini, AAJI menargetkan nilai investasi industri asuransi dapat tumbuh 20% dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 127,32 triliun. Pertumbuhan ini masih di bawah target kenaikan total pendapatan industri asuransi jiwa yang mencapai 76%.
Pendapatan industri asuransi tahun ini diperkirakan dapat tumbuh pesat seperti tahun 2009. Tercatat pendapatan industri tahun lalu mencapai Rp 81,71 triliun (unaudited). Jika mengacu pada pertumbuhan tersebut, maka total pendapatan industri asuransi jiwa tahun bisa mencapai Rp 143,8 triliun.
"Kalau nilai investasi memang tidak sepesat total pendapatan kita. Ini karena 2008 dan 2009 kan habis krisis. Orang lebih banyak investasi di sini. Nah tahun ini kan ekonomi mulai pulih, jadi tidak akan sepesat tahun lalu," kata Evelina
Sementara itu, total aset industri asuransi jiwa sampai akhir tahun 2009 mencapai Rp 140,49 triliun atau naik 40% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 99,74 triliun. Pertumbuhan ini akan terus dijaga, sehingga pada tahun 2014 total aset secara industri dapat mencapai target sebesar Rp 500 triliun.
"Jika kita terus menjaga pertumbuhan 40%, kita yakin bisa Rp 500 triliun. Ini didukung oleh pertumbuhan agen yang mencapai 500 ribu di tahun 2012," ungkap Direktur Eksekutif AAJI Stephen Juwono.
Selama kurun waktu 2009 tercatat, total klaim yang dibayarkan asuransi jiwa nasional mencapai Rp 38,71 triliun. Mengalami peningkatan 30% dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 29,68 triliun.
"Klaim terdiri dari polis yang ditebus (surrender value) sebesar Rp 15,61 triliun, polis yang berakhir masa kontraknya (maturity) Rp 6,04 triliun, klaim meninggal dunia Rp 2,7 triliun, dan lain-lain Rp 14,3 triliun," terangnya.
(wep/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
39 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
