Satgas AC-FTA Temukan Pelanggaran Tenaga Kerja Asing
Rabu, 03/03/2010 17:46 WIB
Jakarta - Satgas ASEAN-China Free Trade Agreement (AC-FTA) yang dibentuk oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi menemukan beberapa indikasi pelanggaran terhadap UU Ketenagakerjaan terkait dengan penggunaan tenaga kerja asing.
"Indikasinya kita sudah lihat dari perbandingan permintaan izin untuk tenaga kerja asing dan kenyataannya di lapangan," ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam siaran pers, Rabu (3/3/2010).
Pelaksanaan AC-FTA dipandang oleh banyak kalangan akan mengganggu sektor ketenagakerjaan terutama jika diikuti dengan maraknya tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia. Penolakan ini datang bukan hanya dari kalangan serikat pekerja tapi juga dari para pengusaha.
"Selaku Menakertrans saya bertanggungjawab atas berkurangnya kesempatan kerja jika banyak tenaga kerja asing. Oleh karena itu, begitu kajian ini sudah diselesaikan maka saya akan me-review apakah aturan penggunaan tenaga kerja asing perlu dilakukan perubahan," janji Muhaimin.
Dalam laporan awal Satgas AC-FTA disebutkan pelaksanaan AC-FTA dikhawatirkan memunculkan banyak perselisihan dalam hubungan industrial karena PHK sepihak.
Jika pemerintah tidak melakukan beberapa persiapan dan peningkatan kapasitas pekerja, maka hal ini bisa mulai dirasakan semester II-2010.
"Pengusaha perlu melakukan beberapa pendekatan khususnya terkait dengan masalah hubungan industrial antara lain menyiapkan strategi pengamanan sosial ketenagakerjaan," jelas Muhaimin.
Muhaimin menambahkan momentum ini harus diikuti dengan kerjasama yang lebih erat antara pengusaha dan pekerja agar industri nasional dapat berkembang di tengah persaingan ketat AC-FTA.
Beberapa kalangan memperkirakan bahwa masuknya barang dan industri Cina ke dalam negeri akan mempengaruhi daya tahan industri nasional.
"Kementerian tenaga kerja akan terus melakukan pemantauan jangan sampai situasi ketenagakerjaan terganggu," tutup Muhaimin.
(dnl/qom)
"Indikasinya kita sudah lihat dari perbandingan permintaan izin untuk tenaga kerja asing dan kenyataannya di lapangan," ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam siaran pers, Rabu (3/3/2010).
Pelaksanaan AC-FTA dipandang oleh banyak kalangan akan mengganggu sektor ketenagakerjaan terutama jika diikuti dengan maraknya tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia. Penolakan ini datang bukan hanya dari kalangan serikat pekerja tapi juga dari para pengusaha.
"Selaku Menakertrans saya bertanggungjawab atas berkurangnya kesempatan kerja jika banyak tenaga kerja asing. Oleh karena itu, begitu kajian ini sudah diselesaikan maka saya akan me-review apakah aturan penggunaan tenaga kerja asing perlu dilakukan perubahan," janji Muhaimin.
Dalam laporan awal Satgas AC-FTA disebutkan pelaksanaan AC-FTA dikhawatirkan memunculkan banyak perselisihan dalam hubungan industrial karena PHK sepihak.
Jika pemerintah tidak melakukan beberapa persiapan dan peningkatan kapasitas pekerja, maka hal ini bisa mulai dirasakan semester II-2010.
"Pengusaha perlu melakukan beberapa pendekatan khususnya terkait dengan masalah hubungan industrial antara lain menyiapkan strategi pengamanan sosial ketenagakerjaan," jelas Muhaimin.
Muhaimin menambahkan momentum ini harus diikuti dengan kerjasama yang lebih erat antara pengusaha dan pekerja agar industri nasional dapat berkembang di tengah persaingan ketat AC-FTA.
Beberapa kalangan memperkirakan bahwa masuknya barang dan industri Cina ke dalam negeri akan mempengaruhi daya tahan industri nasional.
"Kementerian tenaga kerja akan terus melakukan pemantauan jangan sampai situasi ketenagakerjaan terganggu," tutup Muhaimin.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
39 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
