Tunda RUPS, Matahari Gelar Paparan Publik 5 Maret 2010
Rabu, 03/03/2010 19:21 WIB
Jakarta - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) memutuskan untuk menunda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang sebelumnya diagendakan pada hari Kamis (4/3/2010). Perseroan akan paparan publik (public expose), pada hari Jumat (5/2/2010) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Ya kami sudah terima surat dari Bapepam-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) terkait usulan penundaan. Kami konformasi untuk besok batal," kata Direktur Utama MPPA Bejamin J. Mailool kepada detikfinance di Jakarta Rabu (3/3/2010).
Ia menjelaskan, perseroan menyambut baik dan menghargai usulan Bapepam LK tersebut. Dengan pertimbangan dapat lebih berinteraksi dengan pemegang saham, rasanya usulan menyelengarakan PE dianggap tepat.
PE sendiri akan dilaksanakan pada hari Jumat (5/3/2010) pukul 10.00 di gedung Bursa Efek Indonesia. Namun, diakui Benjamin, perseroan sebenarnya sudah melakukan penjelasan secara rinci dalam keterbukaan informasi BEI.
"Tidak semuanya melihat itu. Gagasan dari pak Ketua (Bapepam-LK) itu bagus, supaya ada interaksi dan lebih bersifat transparan," tambah Benjamin melalui sambungan telepon.
Sayangmya, dirinya belum dapat memutuskan, kapan RUPSLB ini dapat terselenggara. Sebagai manajemen, dirinya tidak ada kekhawatiran akan terjadi perdebatan yang alot, karena seluruh informasi akan disajikan secara utuh.
"Kita belum tahu. Kita sedang fokus ke public expose ini," paparnya.
Sebelumnya perseroan memang mengagendakan RUPSLB untuk meminta persetujuan penjualan seluruh saham MPPA di PT Matahari Putra Prima Tbk (LPPF) sebanyak 2.648.220.000 saham (90,76%).
Seperti diketahui, pada 23 Januari 2010 lalu, MPPA dan MAC telah menandatangani perjanjian jual beli. MPPA menjual 90,76% kepemilikan di MDS dengan harga Rp 2.705,33 per saham. MPPA akan mempertahankan kepemilikan tidak langsung di MDS dengan memiliki sekitar 20% saham MAC.
Per 30 September 2009, pemegang saham MPPA adalah PT Multipolar Corporation Tbk dengan kepemilikan 50,0653% dan PT Star Pacific Tbk yang sebelumnya dikenal dengan nama PT Lippo E-Net Tbk (6,7922%).
(dro/dnl)
"Ya kami sudah terima surat dari Bapepam-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) terkait usulan penundaan. Kami konformasi untuk besok batal," kata Direktur Utama MPPA Bejamin J. Mailool kepada detikfinance di Jakarta Rabu (3/3/2010).
Ia menjelaskan, perseroan menyambut baik dan menghargai usulan Bapepam LK tersebut. Dengan pertimbangan dapat lebih berinteraksi dengan pemegang saham, rasanya usulan menyelengarakan PE dianggap tepat.
PE sendiri akan dilaksanakan pada hari Jumat (5/3/2010) pukul 10.00 di gedung Bursa Efek Indonesia. Namun, diakui Benjamin, perseroan sebenarnya sudah melakukan penjelasan secara rinci dalam keterbukaan informasi BEI.
"Tidak semuanya melihat itu. Gagasan dari pak Ketua (Bapepam-LK) itu bagus, supaya ada interaksi dan lebih bersifat transparan," tambah Benjamin melalui sambungan telepon.
Sayangmya, dirinya belum dapat memutuskan, kapan RUPSLB ini dapat terselenggara. Sebagai manajemen, dirinya tidak ada kekhawatiran akan terjadi perdebatan yang alot, karena seluruh informasi akan disajikan secara utuh.
"Kita belum tahu. Kita sedang fokus ke public expose ini," paparnya.
Sebelumnya perseroan memang mengagendakan RUPSLB untuk meminta persetujuan penjualan seluruh saham MPPA di PT Matahari Putra Prima Tbk (LPPF) sebanyak 2.648.220.000 saham (90,76%).
Seperti diketahui, pada 23 Januari 2010 lalu, MPPA dan MAC telah menandatangani perjanjian jual beli. MPPA menjual 90,76% kepemilikan di MDS dengan harga Rp 2.705,33 per saham. MPPA akan mempertahankan kepemilikan tidak langsung di MDS dengan memiliki sekitar 20% saham MAC.
Per 30 September 2009, pemegang saham MPPA adalah PT Multipolar Corporation Tbk dengan kepemilikan 50,0653% dan PT Star Pacific Tbk yang sebelumnya dikenal dengan nama PT Lippo E-Net Tbk (6,7922%).
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
39 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
