BUMI Gelar Roadshow ke AS, Eropa dan Jepang
Kamis, 04/03/2010 08:22 WIB
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menggelar roadshow ke AS, Eropa dan Jepang dalam rangka menggaet minat investor-investor asing investasi di saham eksportir batubara thermal terbesar di dunia tersebut.
"Kami sedang di San Francisco mempromosikan BUMI dalam forum CLSA ASIA-USA," ujar SVP Investor Relations BUMI, Dileep Srivastava dalam pesan singkatnya, Rabu (3/3/2010) malam.
Selepas dari pertemuan itu, BUMI akan melanjutkan presentasi dalam forum yang digelar oleh grup Macquarie di New York. Dari AS, BUMI akan melanjutkan pertemuan di forum yang digelar oleh Citi Group di London, Inggris.
"Dan Tokyo pada forum investor Daewa yang diikuti dengan roadshow dengan Mitsubishi UFJ," ujarnya.
Agenda roadshow akan berlangsung hingga 16 Maret 2010. Pertemuan ini diharapkan dapat memancing minat investor asing di saham BUMI.
Pada perdagangan dua hari terakhir, harga saham BUMI mengalami kenaikan cukup besar Rp 175 (8,04%) ke level Rp 2.350 seiring dengan masuknya investor-investor asing.
Broker-broker yang terlihat sangat aktif membeli saham BUMI antara lain PT Credit Suisse Securities Indonesia (CS) dan PT Macquarie Capital Securities Indonesia (RX). Broker PT JP Morgan Securities Indonesia (BK) tampak sudah mulai melakukan aksi beli.
Broker PT CLSA Indonesia (KZ) dan PT Kim Eng Securities (ZP) yang biasanya aktif memborong saham BUMI tampak belum melakukan aksi.
(dro/qom)
"Kami sedang di San Francisco mempromosikan BUMI dalam forum CLSA ASIA-USA," ujar SVP Investor Relations BUMI, Dileep Srivastava dalam pesan singkatnya, Rabu (3/3/2010) malam.
Selepas dari pertemuan itu, BUMI akan melanjutkan presentasi dalam forum yang digelar oleh grup Macquarie di New York. Dari AS, BUMI akan melanjutkan pertemuan di forum yang digelar oleh Citi Group di London, Inggris.
"Dan Tokyo pada forum investor Daewa yang diikuti dengan roadshow dengan Mitsubishi UFJ," ujarnya.
Agenda roadshow akan berlangsung hingga 16 Maret 2010. Pertemuan ini diharapkan dapat memancing minat investor asing di saham BUMI.
Pada perdagangan dua hari terakhir, harga saham BUMI mengalami kenaikan cukup besar Rp 175 (8,04%) ke level Rp 2.350 seiring dengan masuknya investor-investor asing.
Broker-broker yang terlihat sangat aktif membeli saham BUMI antara lain PT Credit Suisse Securities Indonesia (CS) dan PT Macquarie Capital Securities Indonesia (RX). Broker PT JP Morgan Securities Indonesia (BK) tampak sudah mulai melakukan aksi beli.
Broker PT CLSA Indonesia (KZ) dan PT Kim Eng Securities (ZP) yang biasanya aktif memborong saham BUMI tampak belum melakukan aksi.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
39 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
