6 Kapal Pertamina Masih Berbendera Asing
Jumat, 05/03/2010 12:35 WIB
Jakarta - Enam kapal PT Pertamina (Persero) yang digunakan untuk mengangkut elpiji dan bahan bakar minyak (BBM) hingga kini belum berbendera Indonesia.
"Tinggal enam kapal yang belum berbendera Indonesia. Lima kapal mengangkut elpiji dan satu kapal mengangkut BBM," ujar Senior Vice President of Shipping PT Pertamina (Persero), Suhartoko saat dihubungi detikFinance, Jumat (5/3/2010).
Keenam kapal tersebut, lanjut dia, masih dalam proses pergantian dari bendera asing ke bendera Indonesia dan seluruh poses itu diharapkan bisa selesai pada bulan ini juga.
"Pokoknya pada 31 Maret nanti seluruh kapal yang digunakan Pertamina sudah berbendera Indonesia," kata dia.
Seperti diketahui, sesuai UU Nomor 17 tahun 2008 soal pelayaran menyebutkan mulai 1 Januari 2010 seluruh seluruh kapal yang beroperasi di perairan Indonesia harus berbendera Indonesia (asas cabotage).
Beberapa waktu lalu, BUMN migas pelat merah ini memang meminta dispensasi ke Kementerian Perhubungan soal pengunduran penerapan asas cabotage untuk 12 kapalnya hingga 31 Maret 2010. Dari 12 kapal itu, sembilan kapal mengangkut elpiji dan sisanya mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pertamina saat ini menggunakan 166 kapal yang mengangkut BBM, minyak mentah (crude) dan juga elpiji. Dari 166 kapal tersebut, 36 kapal milik Pertamina sementara sisanya menyewa. Pertamina sendiri hingga kini belum memiliki kapal yang mengangkut elpiji.
Suhartoko mengakui, asas cabotage memang tidak mudah untuk diterapkan karena tidak banyak perusahaan nasional yang memiliki kapal pengangkut BBM, minyak mentah dan elpiji dengan ukuran besar.
Hal ini menyebabkan para pengusaha membutuhkan modal yang besar untuk membeli minimal 51 persen saham dari kapal itu agar mayoritas kapal itu dimiliki perusahaan Indonesia.
"Harganya sangat mahal yaitu sekitar US$ 30-40 juta per unit kapal, sehingga untuk memiliki 51 persen sahamnya saja butuh dana besar," ungkapnya.
(epi/qom)
"Tinggal enam kapal yang belum berbendera Indonesia. Lima kapal mengangkut elpiji dan satu kapal mengangkut BBM," ujar Senior Vice President of Shipping PT Pertamina (Persero), Suhartoko saat dihubungi detikFinance, Jumat (5/3/2010).
Keenam kapal tersebut, lanjut dia, masih dalam proses pergantian dari bendera asing ke bendera Indonesia dan seluruh poses itu diharapkan bisa selesai pada bulan ini juga.
"Pokoknya pada 31 Maret nanti seluruh kapal yang digunakan Pertamina sudah berbendera Indonesia," kata dia.
Seperti diketahui, sesuai UU Nomor 17 tahun 2008 soal pelayaran menyebutkan mulai 1 Januari 2010 seluruh seluruh kapal yang beroperasi di perairan Indonesia harus berbendera Indonesia (asas cabotage).
Beberapa waktu lalu, BUMN migas pelat merah ini memang meminta dispensasi ke Kementerian Perhubungan soal pengunduran penerapan asas cabotage untuk 12 kapalnya hingga 31 Maret 2010. Dari 12 kapal itu, sembilan kapal mengangkut elpiji dan sisanya mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pertamina saat ini menggunakan 166 kapal yang mengangkut BBM, minyak mentah (crude) dan juga elpiji. Dari 166 kapal tersebut, 36 kapal milik Pertamina sementara sisanya menyewa. Pertamina sendiri hingga kini belum memiliki kapal yang mengangkut elpiji.
Suhartoko mengakui, asas cabotage memang tidak mudah untuk diterapkan karena tidak banyak perusahaan nasional yang memiliki kapal pengangkut BBM, minyak mentah dan elpiji dengan ukuran besar.
Hal ini menyebabkan para pengusaha membutuhkan modal yang besar untuk membeli minimal 51 persen saham dari kapal itu agar mayoritas kapal itu dimiliki perusahaan Indonesia.
"Harganya sangat mahal yaitu sekitar US$ 30-40 juta per unit kapal, sehingga untuk memiliki 51 persen sahamnya saja butuh dana besar," ungkapnya.
(epi/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
40 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
