Bank Mutiara Bawa 16 Debitur Senilai Rp 1,6 Triliun ke Pengadilan
Sabtu, 06/03/2010 10:28 WIB
Jakarta - PT Bank Mutiara Tbk (sebelumnya Bank Century) menyerahkan 5 debitur L/C dan 11 debitur kredit lainnya ke pengadilan karena tidak kooperatif untuk membayar tunggakannya. Nilai total debitur-debitur nakal tersebut berjumlah Rp 1,698 triliun.
Demikian diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Mutiara Maryono ketika ditemui di kantornya, Gedung Pusat Bank Mutiara, Senayan, Jakarta, Jumat (05/03/2010).
"Ada lima debitur kredit L/C senilai Rp 1,098 triliun dan debitur kredit senilai Rp 600 miliar. Kita bawa ke pengadilan karena memang tidak kooperatif," ujar Maryono.
Kelima debitur L/C tersebut adalah :
"Kini NPL (Non Performing Loan/Rasio Kredit Bermasalah) Bank Mutiara membaik dari 10,4% pada bulan Desember 2008 menjadi 4,1% pada bulan Februari 2010," tuturnya.
Strategi manajemen, lanjut Maryono dalam melakukan restructuring, rescheduling, dan reconditioning kepada debitur yang mempunyai itikad baik, prospek usaha yang baik, dan bersedia memberikan agunan tambahan atau persyaratan lain yang ditentukan bank serta meminta debitur melakukan pelunasan atau penjualan agunan.
"Di antara debitur-debitur yang fasilitas kreditnya direstrukturisasi terdapat debitur yang bermasalah akibat dampak krisis global pada tahun 2008," ungkapnya.
Lebih lanjut Maryono menambahkan, dalam waktu 14 bulan terakhir melalui proses restrukturisasi kredit yang bermasalah Bank Mutiara telah berhasil menghimpun dana restrukturisasi tersebut hingga Rp 730 miliar dengan angsuran pokok sebesar Rp 194 miliar.
Untuk diketahui total aset Bank Mutiara sampai dengan bulan Februari 2010 tercatat sebesar Rp 8 triliun dan Rasio Kecukupan Modal (CAR) per Januari 2010 sebesar 14,2%.
(dru/dnl)
Demikian diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Mutiara Maryono ketika ditemui di kantornya, Gedung Pusat Bank Mutiara, Senayan, Jakarta, Jumat (05/03/2010).
"Ada lima debitur kredit L/C senilai Rp 1,098 triliun dan debitur kredit senilai Rp 600 miliar. Kita bawa ke pengadilan karena memang tidak kooperatif," ujar Maryono.
Kelima debitur L/C tersebut adalah :
- Sakti Persada: US$ 22,8 juta
- Damar Kristalmas: US$ 21,5 juta
- Energy Quantum Lestari: US$ 20 juta
- Dwi Putra Mandiri: US$ 10 juta
- Sinar Central Sandang: US$ 26,5 juta
- Wibowo Wadah Rezeki: Rp 121 miliar
- Signature Capital: Rp 120 miliar
- Arta Mas: Rp 85 miliar
- Pandu Dana Utama: Rp 75 miliar
- Antaboga Delta Sekuritas: Rp 12,5 miliar
- Tirtamas Nusa Sarana: Rp 7,3 miliar
"Kini NPL (Non Performing Loan/Rasio Kredit Bermasalah) Bank Mutiara membaik dari 10,4% pada bulan Desember 2008 menjadi 4,1% pada bulan Februari 2010," tuturnya.
Strategi manajemen, lanjut Maryono dalam melakukan restructuring, rescheduling, dan reconditioning kepada debitur yang mempunyai itikad baik, prospek usaha yang baik, dan bersedia memberikan agunan tambahan atau persyaratan lain yang ditentukan bank serta meminta debitur melakukan pelunasan atau penjualan agunan.
"Di antara debitur-debitur yang fasilitas kreditnya direstrukturisasi terdapat debitur yang bermasalah akibat dampak krisis global pada tahun 2008," ungkapnya.
Lebih lanjut Maryono menambahkan, dalam waktu 14 bulan terakhir melalui proses restrukturisasi kredit yang bermasalah Bank Mutiara telah berhasil menghimpun dana restrukturisasi tersebut hingga Rp 730 miliar dengan angsuran pokok sebesar Rp 194 miliar.
Untuk diketahui total aset Bank Mutiara sampai dengan bulan Februari 2010 tercatat sebesar Rp 8 triliun dan Rasio Kecukupan Modal (CAR) per Januari 2010 sebesar 14,2%.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:05 WIB
Ssst.. 17 Agustus Jadi Usulan Awal Penyatuan Zona Waktu
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
40 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
