Bukit Asam Tumbuhkan Laba 59,75%
Senin, 08/03/2010 10:25 WIB
(foto: dok PTBA)
Jakarta - PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) mencetak pertumbuhan laba bersih signifikan sebesar 59,75% di tahun 2009. Peningkatan didorong oleh kenaikan pendapatan sebesar 23,98%.
Demikian disampaikan dalam laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, Senin (8/3/2010).
Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp 8,947 triliun, naik 23,98% dibanding tahun 2008 sebesar Rp 7,216 triliun. Harga pokok penjualan tercatat sebesar Rp 4,104 triliun, meningkat 11,34% dari sebelumnya Rp 3,686 triliun.
Laba kotor tercatat sebesar Rp 4,843 triliun, naik 37,19% dari tahun 2008 sebesar Rp 3,530 triliun. Beban usaha di tahun 2009 sebesar Rp 1,295 triliun, meningkat 25% dari sebelumnya Rp 1,036 triliun.
Rasio peningkatan beban yang lebih kecil dari pertumbuhan laba kotor membuat pertumbuhan laba usaha naik lebih tinggi sebesar 42,31% menjadi Rp 3,548 triliun di 2009, dari sebelumnya Rp 2,493 triliun.
Pos pendapatan lain-lain juga meningkat tajam sebesar 282,87% menjadi Rp 217,039 miliar dari sebelumnya Rp 56,687 miliar. Setelah dikurangi pajak-pajak, PTBA mencatat laba bersih tahun 2009 sebesar Rp 2,727 triliun, naik 59,75% dari sebelumnya Rp 1,707 triliun.
Laba per saham menjadi Rp 1.184 dari sebelumnya Rp 741 per saham.
(dro/qom)
Demikian disampaikan dalam laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, Senin (8/3/2010).
Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp 8,947 triliun, naik 23,98% dibanding tahun 2008 sebesar Rp 7,216 triliun. Harga pokok penjualan tercatat sebesar Rp 4,104 triliun, meningkat 11,34% dari sebelumnya Rp 3,686 triliun.
Laba kotor tercatat sebesar Rp 4,843 triliun, naik 37,19% dari tahun 2008 sebesar Rp 3,530 triliun. Beban usaha di tahun 2009 sebesar Rp 1,295 triliun, meningkat 25% dari sebelumnya Rp 1,036 triliun.
Rasio peningkatan beban yang lebih kecil dari pertumbuhan laba kotor membuat pertumbuhan laba usaha naik lebih tinggi sebesar 42,31% menjadi Rp 3,548 triliun di 2009, dari sebelumnya Rp 2,493 triliun.
Pos pendapatan lain-lain juga meningkat tajam sebesar 282,87% menjadi Rp 217,039 miliar dari sebelumnya Rp 56,687 miliar. Setelah dikurangi pajak-pajak, PTBA mencatat laba bersih tahun 2009 sebesar Rp 2,727 triliun, naik 59,75% dari sebelumnya Rp 1,707 triliun.
Laba per saham menjadi Rp 1.184 dari sebelumnya Rp 741 per saham.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
40 Komentar
-
39 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
