detikfinance

Skandal Century Pangkas Transaksi Harian BEI 15,33%

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Senin, 08/03/2010 17:54 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Skandal bailout Bank Century disinyalir ikut mempengaruhi nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang Februari 2010, nilai transaksi rata-rata harian menurun 15,33% dibanding periode Januari 2010.

"Selama bulan Februari memang terjadi koreksi transaksi harian. Ini tentu sedikit banyak terpengaruh dari politik dalam negeri seperti kasus bank Century. Investor cukup memperhatikan wacana yang berkembang di dunia politk," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito di kantornya, SCBD, Jakarta, Senin (8/3/2010).

Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Wan Wei Yiong, nilai transaksi rata-rata harian sepanjang Februari 2010 sebesar Rp 3,34 triliun, turun 15,33% dari nilai rata-rata harian di Januari 2010 sebesar Rp 3,95 triliun.

Eddy mengatakan, meskipun tidak semata-mata karena skandal Bank Century yang ramai di dunia politik, namun wacana tersebut turut memberikan kontribusi besar bagi penurunan nilai transaksi.

"Memang bukan semata-mata karena Bank Century, tapi cukup berpengaruh. Namun itu in line juga dengan koreksi global market," ujarnya.

Oleh sebab itu, BEI berharap agar kisruh poltik yang masih menjadi perbincangan hangat tersebut dapat segera berakhir.  Karena sangat disayangkan, jika saat kondisi pasar sedang membaik, harus terhambat dengan polemik politik dalam negeri.

"Jika cepat pulih itu baik, karena ini tentu akan mempengaruhi fundamental pasar yang sedang bagus. Momentum yang baik, jangan sampai terbebani oleh politik," ungkapnya.

 

 


(dro/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?