RI Negara Terkorup di Asia Pasifik
Senin, 08/03/2010 19:49 WIB
Jakarta - Berdasarkan hasil survey Hong Kong-based Political & Economic Risk Consultancy Ltd, Indonesia menjadi negara terkorup setelah Kamboja di Kawasan Asia-Pasifik. Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki reputasi.
Tidak hanya reputasi saja, Sri Mulyani mengatakan pemerintah berusaha meningkatkan kinerja dan mengisi berbagai pemberitaan yang positif terhadap reformasi dan integritas.
"Memperbaiki reputasi dan kinerja bukan pekerjaan yang mudah, kita tetap komitmen untuk mengisi dengan berita-berita yang positif terhadap reformasi dan komitmen integritas," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Senin (8/3/2010).
Namun, Sri Mulyani tegaskan komitmen ini harus didukung oleh semua pihak, termasuk lembaga yudikatif dan legislatif. "Perlu didukung semua kementerian lembaga dan lembaga yudikatif, dan legislatif," harapnya.
Sebelumnya diberitakan oleh Bloomberg, Indonesia mengambil alih posisi Kamboja sebaga negara terkoprup di Asia Pasifik. Ini dilihat dari mata para pebisnis. Dengan persepsi ini maka Indonesia akan lebih sulit menarik investasi dari luar negeri.
Persepsi ini juga dikhawatirkan aken menjatuhkan rating atau peringkat Indonesia. Apalagi korupsi di Indonesia sangat kental nuansa politik dibandingkan dengan negara lain di kawasan.
Hasil kajian ini juga mengatakan, keputusan yang diambil DPR berkaitan dengan kasus Bank Century yang mengkriminalkan Wakil Presiden dan Menteri Keuangan justru membuat membuat pandangan investor mengenai pemberantasan korupsi di Indonesia menjadi mundur.
Di Asia Pasifik, negara terkorup adalah Indonesia, diikuti, Kamboja, Filipina, India, Thailand, dan Vietnam.
(nia/dnl)
Tidak hanya reputasi saja, Sri Mulyani mengatakan pemerintah berusaha meningkatkan kinerja dan mengisi berbagai pemberitaan yang positif terhadap reformasi dan integritas.
"Memperbaiki reputasi dan kinerja bukan pekerjaan yang mudah, kita tetap komitmen untuk mengisi dengan berita-berita yang positif terhadap reformasi dan komitmen integritas," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Senin (8/3/2010).
Namun, Sri Mulyani tegaskan komitmen ini harus didukung oleh semua pihak, termasuk lembaga yudikatif dan legislatif. "Perlu didukung semua kementerian lembaga dan lembaga yudikatif, dan legislatif," harapnya.
Sebelumnya diberitakan oleh Bloomberg, Indonesia mengambil alih posisi Kamboja sebaga negara terkoprup di Asia Pasifik. Ini dilihat dari mata para pebisnis. Dengan persepsi ini maka Indonesia akan lebih sulit menarik investasi dari luar negeri.
Persepsi ini juga dikhawatirkan aken menjatuhkan rating atau peringkat Indonesia. Apalagi korupsi di Indonesia sangat kental nuansa politik dibandingkan dengan negara lain di kawasan.
Hasil kajian ini juga mengatakan, keputusan yang diambil DPR berkaitan dengan kasus Bank Century yang mengkriminalkan Wakil Presiden dan Menteri Keuangan justru membuat membuat pandangan investor mengenai pemberantasan korupsi di Indonesia menjadi mundur.
Di Asia Pasifik, negara terkorup adalah Indonesia, diikuti, Kamboja, Filipina, India, Thailand, dan Vietnam.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
