IHSG Berpeluang Tembus 3.025
Selasa, 09/03/2010 16:34 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Aliran dana yang masuk ke Indonesia (capital inflow) diperkirakan akan semakin deras selama tahun 2010. Dengan masuknya investor luar negeri tersebut, tahun ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bakal menguat hingga level 3.025.
Demikian disampaikan Head of Indonesian Equities PT UBS Securities Indonesia Joshua Tanja dalam materi yang dipublikasikan, terkait acara UBS Indonesia Conference 9-11 Maret 2010.
"Kami yakin secara keseluruhan prospek pasar Indonesia adalah baik, dengan didukung oleh kuatnya konsumsi domestik, iklim politik yang stabil dan perkembangan reformasi," terangnya di hotel Four Season Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selasa (9/3/2010).
Dalam 12 bulan tahun 2010 ke depan, Joshua memprediksi bahwa IHSG bakal menyentuh 3025, dengan tingkat implikasi 12 kali terhadap Price Earning Ratio (PER) di tahun 2011.
Peningkatan indeks saham domestik akan didukung oleh beberapa sektor unggulan, hingga menyebabkan kelebihan kredit. Sektor konsumsi, properti, batubara, perbankan, dan infrastruktur menjadi penopang IHSG di tahun 2010.
Untuk saham yang mencapai posisi puncak, tetap didominasi oleh pemain lama, seperti PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
Ditambahkan Joshua, penyelenggaraan UBS Indonesia Conference bertujuan untuk membantu perusahaan Indonesia dan investor internasional dalam membangun kerja sama yang lebih erat. Mereka yang hadir mendapatkan akses langsung ke manajemen senior dan mendapatkan gambaran yang mendalam tentang Indonesia sebagai tujuan investasi.
UBS Indonesia Conference juga menawarkan kesempatan bagi para investor internasional untuk memperoleh pengalaman langsung dan pertemuan dengan manajemen perusahaan melalui diskusi one-on-one, diskusi roundtable serta kunjungan langsung ke lokasi.
"Perusahaan-perusahaan Indonesia tersebut juga akan berkesempatan untuk bertemu dengan para investornya dan kemudian mengembangkan basis kepemilikan saham dari para investor mereka tersebut," paparnya.
(wep/dro)
Demikian disampaikan Head of Indonesian Equities PT UBS Securities Indonesia Joshua Tanja dalam materi yang dipublikasikan, terkait acara UBS Indonesia Conference 9-11 Maret 2010.
"Kami yakin secara keseluruhan prospek pasar Indonesia adalah baik, dengan didukung oleh kuatnya konsumsi domestik, iklim politik yang stabil dan perkembangan reformasi," terangnya di hotel Four Season Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selasa (9/3/2010).
Dalam 12 bulan tahun 2010 ke depan, Joshua memprediksi bahwa IHSG bakal menyentuh 3025, dengan tingkat implikasi 12 kali terhadap Price Earning Ratio (PER) di tahun 2011.
Peningkatan indeks saham domestik akan didukung oleh beberapa sektor unggulan, hingga menyebabkan kelebihan kredit. Sektor konsumsi, properti, batubara, perbankan, dan infrastruktur menjadi penopang IHSG di tahun 2010.
Untuk saham yang mencapai posisi puncak, tetap didominasi oleh pemain lama, seperti PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
Ditambahkan Joshua, penyelenggaraan UBS Indonesia Conference bertujuan untuk membantu perusahaan Indonesia dan investor internasional dalam membangun kerja sama yang lebih erat. Mereka yang hadir mendapatkan akses langsung ke manajemen senior dan mendapatkan gambaran yang mendalam tentang Indonesia sebagai tujuan investasi.
UBS Indonesia Conference juga menawarkan kesempatan bagi para investor internasional untuk memperoleh pengalaman langsung dan pertemuan dengan manajemen perusahaan melalui diskusi one-on-one, diskusi roundtable serta kunjungan langsung ke lokasi.
"Perusahaan-perusahaan Indonesia tersebut juga akan berkesempatan untuk bertemu dengan para investornya dan kemudian mengembangkan basis kepemilikan saham dari para investor mereka tersebut," paparnya.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
41 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
