detikfinance

Rekomendasi Saham

IHSG Dalam Bayangan Koreksi

Nurul Qomariyah - detikfinance
Rabu, 10/03/2010 07:27 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin masih mampu ditutup menguat ditopang oleh kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar seperti Astra International yang menembus Rp 40.000.

Pada perdagangan Selasa (9/3/2010), IHSG ditutup menguat 30,716 poin (1,16%) ke level 2.657,167. Indeks LQ 45 juga menguat 7,323 poin (1,42%) ke level 520,350.

Namun setelah penguatan yang besar dalam 2 hari berturut-turut, IHSG kini diintai oleh profit taking. Apalagi sebagian posisi saham unggulan sudah terlampau mahal. Ditambah sentimen turunnya harga-harga komoditas yang akan menekan harga saham sektor komoditas.

IHSG pada perdagangan Rabu (10/3/2010) diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah tipis. Apalagi sebagian besar bursa-bursa utama dunia juga sudah mengalami koreksi.

Bursa Wall Street kemarin juga ditutup menguat tipis saja. Melorotnya saham-saham komoditas seiring melemahnya harga komoditas menutup kenaikan yang dicetak saham-saham sektor telekomunikasi dan industri.

Pada perdagangan Selasa (9/3/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 11,86 poin (0,11%) ke level 10.564,38. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 1,95 poin (0,17%) ke level 1.140,45 dan Nasdaq menguat tipis 8,47 poin (0,36%) ke level 2.340,68.

Bursa Tokyo mengawali perdagangan Rabu dengan koreksi. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah tipis 11,80 poin (0,11%) ke level 10.555,85.
 
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
 
eTrading Securities:
 
Dipicu pembelian sejumlah saham unggulan yang mencapai Rp 400 milliar pada perdagangan kemarin, indeks berhasil ditutup menguat 30 poin (1.16%) ke level 2,657, dengan asing mencatatkan net buy sebesar Rp 550 miliar. Kami perkirakan  pergerakan indeks pada hari ini berkisar di 2620-2689. Beberapa saham yang dapat diperhatikan untuk hari ini  PTBA, SGRO, dan BSDE.
 
Panin Sekuritas:
 
IHSG kembali berhasil ditutup menguat seiring dengan aksi akumulasi beli oleh investor asing. Terlihat pasca rekomendasi resmi DPR atas kasus Bank Century, investor mulai melihat adanya kepastian akan kasus ini setelah dalam beberapa bulan sebelumnya indeks cenderung konsolidasi. Diluar masalah politik, sebenarnya prospek pasar modal Indonesia cukup cerah didukung oleh perekonomian yang masih tumbuh kuat selama tahun ini.

Untuk hari ini kami melihat indeks berpeluang untuk menguat meski relatif terbatas. Beberapa saham unggulan yang naik cukup signifikan 2 hari terakhir juga mulai memasuki area jenuh beli. Kisaran support-resistance hari ini 2.640-2.683. Saham pilihan : BBKP, SMGR, PNBN, LSIP.



(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?