detikfinance

RUPSLB Multipolar Ditunda Hingga 24 Maret

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Rabu, 10/03/2010 11:02 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Multipolar Tbk (MLPL) yang semula dijadwalkan hari ini dalam rangka meminta persetujuan dalam penambahan saham melalui mekanisme rights issue ditunda karena alasan administrasi. RUPSLB akan diselenggarakan pada 24 Maret 2010.

"Penundaan rapat untuk melengkapi ketentuan administrasi dalam rangka rights issue," ujar Corporate Secretary MLPL Chrysologus Sinulingga kepada detikFinance di Jakarta Rabu (10/3/2010).

Penambahan saham melalui mekanisme rights issue, sebelumnya sudah dicanangkan oleh perseroan hari ini di Hotel Sultan. Rights issue sendiri rencananya sudah ditetapkan di harga Rp 125 per lembar saham. Bahkan perseroan juga telah menunjuk PT Ciptadana Securities sebagai pembeli siaga (standby buyer).

"RUPSLB akan diselenggarakan kembali Rabu, 24 Maret 2010," ujarnya.

Penambahan saham dalam rights issue, nantinya akan dicatat sebagai saham seri C, dengan mengambil saham yang ada di dalam portepel seri B.

Dari jumlah saham yang dikeluarkan dalam portepel seri B sebesar 21,94 miliar saham, sebanyak 6,31 miliar saham rencananya akan ditawarkan kepada publik. Jika mengacu pada harga penawaran awal, maka perseroan akan mendapat dana Rp 788,75 miliar.

"Penambahan seri saham baru ini dilakukan secara proporsional, sehingga tidak mengubah jumlah modal ditempatkan dan modal disetor," tambah Managing Director MLPL Harijono Suwarno beberapa waktu lalu.

Rights issue sendiri ditawarkan dengan mekanisme HMETD, dengan perbandingan 9:23. Artinya, pemegang saham yang memiliki 9 lembar saham, mereka berhak atas 23 lembar saham baru. Ini berlaku berdasarkan Daftar Pemegang Saham (DPS) yang tercatat pada 23 Maret 2010.

Penggunaan dana hasil rights issue nantinya akan digunakan perseroan untuk ekspansi khususnya pada penyediaan jasa layanan IT perbankan. Porsinya mencapai 55%. Sementara sisanya akan ditujukan untuk pengembangan IT di sektor telekomunikasi, healthcare.




(wep/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?