Pemerintah Buka Opsi Impor Gas
Rabu, 10/03/2010 11:28 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menjadikan langkah impor gas sebagai salah satu opsi untuk mengatasi defisit gas yang tengah terjadi saat ini.
Opsi lain yang disiapkan pemerintah untuk mengatasi defisit gas secara jangka pendek yaitu dengan memperketat peta suplai (pasokan) dan demand (permintaan) gas, dan juga membuat skala prioritas serta memutuskannya secara cepat.
"Kalau pasokan di dalam negeri masih kurang dan harga bagus, impor dimungkinkan," ujar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Menurut dia, di saat defisit gas terjadi pemerintah akan memprioritaskan gas untuk memenuhi kebutuhan listrik dan pabrik pupuk. "Kita prioritaskan gas untuk energy security dan gas untuk food security, yaitu listrik dan pupuk, baru setelah itu yang lain," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Evita Herawati Legowo menyatakan masalah defisit gas ditargetkan akan selesai pada bulan April mendatang. Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan opsi-opsi untuk atasi krisis gas tersebut.
"Saya belum bisa sampaikan apa saja opsi-opsinya, tapi yang jelas pasti ada penyelesaiannya," tandasnya.
Seperti diketahui, pasokan gas untuk industri manufaktur akan dipangkas hingga 20% untuk menyiasati kekurangan pasokan gas yang dialami PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Bagi industri yang tetap menggunakan gas diatas dari batas maksimal pemotongan maka akan dikenakan biaya surcharge harga gas.
(epi/dnl)
Opsi lain yang disiapkan pemerintah untuk mengatasi defisit gas secara jangka pendek yaitu dengan memperketat peta suplai (pasokan) dan demand (permintaan) gas, dan juga membuat skala prioritas serta memutuskannya secara cepat.
"Kalau pasokan di dalam negeri masih kurang dan harga bagus, impor dimungkinkan," ujar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Menurut dia, di saat defisit gas terjadi pemerintah akan memprioritaskan gas untuk memenuhi kebutuhan listrik dan pabrik pupuk. "Kita prioritaskan gas untuk energy security dan gas untuk food security, yaitu listrik dan pupuk, baru setelah itu yang lain," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Evita Herawati Legowo menyatakan masalah defisit gas ditargetkan akan selesai pada bulan April mendatang. Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan opsi-opsi untuk atasi krisis gas tersebut.
"Saya belum bisa sampaikan apa saja opsi-opsinya, tapi yang jelas pasti ada penyelesaiannya," tandasnya.
Seperti diketahui, pasokan gas untuk industri manufaktur akan dipangkas hingga 20% untuk menyiasati kekurangan pasokan gas yang dialami PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Bagi industri yang tetap menggunakan gas diatas dari batas maksimal pemotongan maka akan dikenakan biaya surcharge harga gas.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
