Konsorsium Medco Holding Investasi Rp 60 Triliun di Papua
Rabu, 10/03/2010 14:00 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Medco Holding memperkirakan investasi yang dibutuhkan untuk membangun Food Estate di Papua mencapai Rp 60 triliun dalam 10 tahun. Perseroan menggandeng LG Internasional dan sejumlah investor lain dalam mengembangkan sektor perkebunan di Papua.
Demikian disampaikan Presiden Direktur Medco Holding, sekaligus Presiden Komisaris PT Medco Energy Tbk. (MEDC) Hilmi Panigoro, saat ditemui dalam acara Indonesian Most Admired Knowledge Enterpise (MAKE) Study di Hotel Ritz Calton Kawasan Mega Kuningan Jakarta Rabu (10/3/2010).
Menurutnya, perseroan memang sedang fokus pada pengembangan perkebunan dalam Food Estate di tanah Papua. Setidaknya dana Rp 60 triliun akan tersedot ke bisnis baru Medco tersebut.
"Ini kan jangka panjang. Bisa sampai 10 tahun. Investasi sekitar Rp 60 triliun," ujar Hilmi.
Saat ini, ada beberapa investor yang berminat menjadi mitra Medco, salah satunya LG International. Namun sayang, dirinya enggan menyebut lebih lanjut siapa lagi mitra perseroan yang sudah menyatakan komitmennya.
"Ada beberapa partner. Karena baru MoU, jadi kita masih belum disclosser. Tapi yang bisa diketahui ada LG International," katanya.
Selanjutnya, LG International siap menggarap sektor hutan tanaman industri, yang merupakan satu dari tiga sektor yang di fokuskan Medco di Papua. Sektor lain adalah bahan baku biofuel dan makanan.
"Untuk hutan tanaman industri kan terdiri dari upstream dan downstream. Nantinya kami akan kerjakan bahan baku pulp dan energy," imbuhnya.
(wep/dro)
Demikian disampaikan Presiden Direktur Medco Holding, sekaligus Presiden Komisaris PT Medco Energy Tbk. (MEDC) Hilmi Panigoro, saat ditemui dalam acara Indonesian Most Admired Knowledge Enterpise (MAKE) Study di Hotel Ritz Calton Kawasan Mega Kuningan Jakarta Rabu (10/3/2010).
Menurutnya, perseroan memang sedang fokus pada pengembangan perkebunan dalam Food Estate di tanah Papua. Setidaknya dana Rp 60 triliun akan tersedot ke bisnis baru Medco tersebut.
"Ini kan jangka panjang. Bisa sampai 10 tahun. Investasi sekitar Rp 60 triliun," ujar Hilmi.
Saat ini, ada beberapa investor yang berminat menjadi mitra Medco, salah satunya LG International. Namun sayang, dirinya enggan menyebut lebih lanjut siapa lagi mitra perseroan yang sudah menyatakan komitmennya.
"Ada beberapa partner. Karena baru MoU, jadi kita masih belum disclosser. Tapi yang bisa diketahui ada LG International," katanya.
Selanjutnya, LG International siap menggarap sektor hutan tanaman industri, yang merupakan satu dari tiga sektor yang di fokuskan Medco di Papua. Sektor lain adalah bahan baku biofuel dan makanan.
"Untuk hutan tanaman industri kan terdiri dari upstream dan downstream. Nantinya kami akan kerjakan bahan baku pulp dan energy," imbuhnya.
(wep/dro)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
