Bakrieland Terbitkan Obligasi Konversi US$ 150 Juta
Rabu, 10/03/2010 15:15 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) melakukan penawaran obligasi dengan jaminan saham senilai US$ 150 juta. Dana perolehan akan digunakan untuk membiayai kembali utang (refinancing), modal kerja, serta equity swap.
"Nilai yang akan kami terbitkan sebesar US$ 150 juta," ujar Corporate Secretary ELTY Nuzirman Nurdin saat dihubungi detikFinance, Rabu (10/3/2010).
Obligasi konversi ini diterbitkan dengan jangka waktu 5 tahun dan hanya ditawarkan secara terbatas melalui mekanisme private placement. Untuk keperluan ini, perseroan menunjuk Credit Suisse (Singapore) sebagai agen penjual.
Masa penawaran akan dilakukan 5 hari kerja setelah dilaksanakannya penentuan harga obligasi. Pemegang obligasi akan memiliki hak konversi untuk menukarkan obligasi yang dimilikinya dengan saham ELTY yang dapat dilaksanakan setelah hari ke 41 sejak tanggal penutupan hingga 7 hari sebelum tanggal jatuh tempo obligasi.
Dari pihak ELTY, perseroan memiliki hak melunasi seluruh obligasi dengan tunai apabila perseroan tidak memiliki jumlah saham yang cukup untuk dikonversi atau tidak dapat menerbitkan saham yang diperlukan untuk melaksanakan hak konversi.
Sayangnya, ia belum dapat memberikan referensi mengenai harga acuan konversi yang akan ditawarkan kepada investor atas obligasi ini. Sebab, ujarnya, proses bookbuilding baru saja dimulai selama 5 hari ke depan.
"Harga acuan belum ditentukan karena masih bookbuilding selama 5 hari ke depan. Besaran saham yang akan kami hedge juga belum dapat dipublikasi," ujarnya.
Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk melunasi sebagian utang-utang perseroan, membiayai transaksi equity swap dan modal kerja perseroan. Transaksi equity swap bertujuan untuk melindungi nilai (hedging) atas saham ELTY yang akan dijadikan jaminan konversi saat jatuh tempo nanti.
"Tentunya ini sangat positif bagi ELTY, karena akan memberikan cashflow untuk pengembangan proyek-proyek kami. Mengenai utang yang akan dilunasi tentunya utang bank, karena utang obligasi belum ada yang akan jatuh tempo," ujarnya.
(dro/qom)
"Nilai yang akan kami terbitkan sebesar US$ 150 juta," ujar Corporate Secretary ELTY Nuzirman Nurdin saat dihubungi detikFinance, Rabu (10/3/2010).
Obligasi konversi ini diterbitkan dengan jangka waktu 5 tahun dan hanya ditawarkan secara terbatas melalui mekanisme private placement. Untuk keperluan ini, perseroan menunjuk Credit Suisse (Singapore) sebagai agen penjual.
Masa penawaran akan dilakukan 5 hari kerja setelah dilaksanakannya penentuan harga obligasi. Pemegang obligasi akan memiliki hak konversi untuk menukarkan obligasi yang dimilikinya dengan saham ELTY yang dapat dilaksanakan setelah hari ke 41 sejak tanggal penutupan hingga 7 hari sebelum tanggal jatuh tempo obligasi.
Dari pihak ELTY, perseroan memiliki hak melunasi seluruh obligasi dengan tunai apabila perseroan tidak memiliki jumlah saham yang cukup untuk dikonversi atau tidak dapat menerbitkan saham yang diperlukan untuk melaksanakan hak konversi.
Sayangnya, ia belum dapat memberikan referensi mengenai harga acuan konversi yang akan ditawarkan kepada investor atas obligasi ini. Sebab, ujarnya, proses bookbuilding baru saja dimulai selama 5 hari ke depan.
"Harga acuan belum ditentukan karena masih bookbuilding selama 5 hari ke depan. Besaran saham yang akan kami hedge juga belum dapat dipublikasi," ujarnya.
Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk melunasi sebagian utang-utang perseroan, membiayai transaksi equity swap dan modal kerja perseroan. Transaksi equity swap bertujuan untuk melindungi nilai (hedging) atas saham ELTY yang akan dijadikan jaminan konversi saat jatuh tempo nanti.
"Tentunya ini sangat positif bagi ELTY, karena akan memberikan cashflow untuk pengembangan proyek-proyek kami. Mengenai utang yang akan dilunasi tentunya utang bank, karena utang obligasi belum ada yang akan jatuh tempo," ujarnya.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
