detikfinance

Indonesia Menjadi Fokus di Czech Asia Forum

Eddi Santosa - detikfinance
Rabu, 10/03/2010 17:19 WIB
Praha - RI, iklim investasi dan regulasinya menjadi fokus di 4th Czech Asia Forum (CAF). Propinsi DI Yogyakarta, Sulawesi Utara dan PT Rajawali Nusantara Indonesia mengirimkan delegasi mereka.

Forum yang diselenggarakan oleh Image Conference and Consulting S.r.o di Praha tersebut merupakan wadah mempertemukan para pengusaha dari Ceko dan negara-negara Asia.

Hadir pada CAF itu antara lain Deputi Menteri Perindustrian Vlastimil Lorenz dan sejumlah pejabat lain dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kamar Dagang dan Industri Ceko, serta para pengusaha yang tertarik menanamkan investasinya di Asia.

Pertemuan CAF tahun ini menitiberatkan pada pengembangan kerjasama Ceko dengan negara-negara Asia di bidang infrastruktur yang memiliki keterkaitan dengan sejumlah sektor lainnya, seperti industri, perhubungan, jasa maupun lingkungan hidup, melalui penggunaan sumber-sumber daya yang bisa diperbaharui, teknologi maju, serta know-how yang memadai.

Indonesia menghadirkan delegasi dari Propinsi DIY yang akan membangun Bandara Kulon Progo, yang rencananya akan dikerjakan oleh konsorsium perusahaan Ceko. Selain itu juga ada PT Rajawali Nusantara Indonesia yang akan mengembangkan pabrik gula dan Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Kabupaten Minahasa.

"Panitia forum juga memberikan kesempatan khusus untuk melakukan presentasi berbagai proyek di Indonesia," tutur Konselor Pensosbud KBRI Praha Azis Nurwahyudi kepada detikfinance, Rabu (10/3/2010).

Presentasi tentang dunia usaha di Indonesia itu disampaikan oleh pakar politik dan Indonesianis berkebangsaan Ceko PhDr. Zdenek Zboril, Dr. Karel Peter Kucera dari Mott MacDonald), mantan Dubes Ceko di Indonesia Jaroslav Vesely, Ketua Komite Indonesia/Kadin Ceko Petr Pelcik, dan ahli manajemen hutan dari Fakultas Pertanian Universitas Ceko Ing. Lubomir Zalek.

Menurut Sekretaris I Ekonomi KBRI Praha Yusran Hadromi, di samping berbagi pengalaman mengenai Indonesia, peluang di CAF itu juga dimanfaatkan untuk memaparkan proyek-proyek yang masih berada pada tahap persiapan maupun yang belum pernah ditawarkan.

Proyek-proyek di Indonesia yang saat ini telah tuntas maupun yang tengah dikerjakan dengan melibatkan perusahaan asal Ceko antara lain adalah proyek rehabilitasi Danau Tondano di Sulawesi Utara yang melibatkan tenaga ahli dari Universitas Pertanian Ceko dan perusahaan Ceko.

Selain Indonesia, negara Asia lainnya yang menjadi fokus di CAF tahun ini adalah India dan Korea Selatan. Indonesia sendiri setiap tahun tidak pernah absen dalam kegiatan ini.

"Diharapkan dengan semakin pahamnya para pengusaha Ceko tentang iklim investasi dan penanamaan modal di Indonesia, maka mereka akan tertarik untuk melakukan investasi di berbagai proyek di Indonesia," demikian Yusran.



(es/es)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.