detikfinance

Jadi Calon DG BI

Krisna Wijaya Usung Metode dan Teknik Pengawasan Bank

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 10/03/2010 17:30 WIB
Foto: Blog Krisna Wijaya
Jakarta - Presiden telah menetapkan nama-nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Siti Chalimah Fadjrijah kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Uji kepatutan dan kelayakan (Fit and Proper test) direncakan akan digelar melalui Komisi XI DPR pada awal April 2010 nanti, setelah DPR selesai reses.

Dari nama-nama calon Deputi Gubernur BI tersebut, salah satunya ditetapkan Mantan Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Krisna Wijaya.

Krisna Wijaya yang saat ini menduduki jabatan Komisaris PT Bank Danamon Tbk mengungkapkan dalam fit and proper test dirinya akan mengangkat esensi metode dan teknik pengawasan.

"Kalau saya esensinya lebih kepada metode dan teknis pengawasan saja," ujar Krisna ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Rabu (10/03/2010).

Krisna mengibaratkan, jika terpilih sebagai Deputi Gubernur BI bidang pengawasan bank, maka nantinya dirinya akan menjadi wasit yang juga mantan pemain. Sehingga ia bisa memiliki intuisi mengenai apa saja yang harus diawasi di masing-masing bank.

"Jadi sifatnya tidak generik dan lebih kepada individual banknya," ungkap pria jebolan IPB ini.

Menurut Krisna, alasannya untuk lebih fokus kepada individual masing-masing bank karena memang semua bank mempunyai karakteristik dan gaya manajemen yang khas.

"Jadi memang tidak bisa dengan pendekatan generik dalam pengawasannya," tuturnya.

Krisna Wijaya merupakan Pemimpin pertama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Namun ia memilih mundur dari jabatan Kepala Eksekutif karena ingin mengejar target menjadi dokter dibidang mikro banking.

Krisna seharusnya masih mengemban Kepala Eksekutif LPS hingga 22 September 2009. Praktis mantan direktur BRI ini hanya bertugas selama dua tahun di LPS sejak sejak tanggal 22 September 2005 yakni saat LPS resmi beroperasi pertama kali.

Selain Krisna, Presiden juga menunjuk Calon-calon lainnya yakni Halim Alamsyah yang saat ini menduduki Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan dan Perry Warjiyo dari internal Bank Indonesia.



(dru/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.