detikfinance

Pejabat di 25 BUMN akan Dirombak

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Kamis, 11/03/2010 07:50 WIB
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap merombak posisi pejabat di sekitar 25 perusahaan plat merah. Posisi pejabat tersebut merupakan jabatan direksi dan komisaris yang tersebar di 25 BUMN itu.

"Kalau 25 BUMN itu harus persetujuan TPA (Tim Penilai Akhir), posisi direksi dan komisaris harus lewat TPA yang diketuai Presiden," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di acara Ulang Tahun Adhi Karya di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (10/3/2010) malam.

Ia berharap, rencana perombakan tersebut bisa rampung sebelum akhir tahun 2010 ini. Menurutnya, rata-rata perombakan dilakukan karena banyak masa jabatan direksi dan komisaris yang sudah habis dan sebagian malah ada yang masing kosong, seperti beberapa posisi komisaris PT Pertamina (Persero).

"Memang waktu itu arahan dari Presiden bertahap, direksi dulu baru komisaris. Jadi nanti pada saatnya kita akan lakukan," katanya.

Sebelumnya, Kementerian BUMN telah melakukan perombakan di jajaran Direksi PT PLN (Persero) dan Pertamina. Tidak lama lagi, beberapa direksi BUMN berskala besar akan habis masa jabatannya.

Beberapa direksi BUMN yang akan habis masa jabatannya tahun ini antara lain Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Agus Martowardojo, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Sofyan Basir, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan masih banyak lagi.

"Tiap BUMN ini memang selalu ada saja yang harus diganti, karena habis masa kerjanya. Kalau bisa lanjut ya lanjut, kalau yang perlu diganti akan diganti," imbuhnya.



(ang/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.