detikfinance

BI: Kredit Perbankan Tumbuh 10% di Januari 2010

Herdaru Purnomo - detikfinance
Kamis, 11/03/2010 10:32 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan nasional pada Januari 2010 tumbuh 10% (yoy). Pertumbuhan pada awal tahun tersebut terlihat pada sektor-sektor yang masih menjadi favorit yakni Kredit Modal Kerja (KMK), kredit konsumsi, dan kredit investasi.

Demikian dikatakan oleh Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Halim Alamsyah ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Kamis (11/03/2010).

"Kredit awal tahun sudah mulai tumbuh, rata-rata masih sekitar 10%. Dan sektornya yang sudah mulai terlihat ada kenaikan yakni Kredit Modal Kerja, konsumsi, dan investasi," ujar Halim.

Halim menambahkan, sisi demand (permintaan) kredit perbankan sudah mulai terlihat di awal tahun.

"Dari sisi demand memang ada yang melihat unsur musim. Namun jika kita buang unsur musiman tersebut underlying kredit berada di posisi 10% sampai 12% sudah ada kenaikan," ungkapnya.

Maka, lanjut Halim, pada kuartal II-2010 kredit nantinya akan semakin tumbuh, bahkan akan naik signifikan di kuartal III dan IV.

"Sehingga di penghujung tahun 2010, target kredit perbankan sebesar 17%-20% bisa tercapai. Walaupun ini cukup konservatif karena total rencana pertumbuhan kredit dari bank-bank sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) pertumbuhannya diatas proyeksi bank sentral," papar Halim.

BI mencatat, sesuai dengan RBB perbankan nasional, Halim mengatakan untuk pertumbuhan kredit sebesar 23,9%.

"Kemudian dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) diproyeksikan akan tumbuh sebesar 14,9% sesuai dengan RBB tersebut," ungkapnya.

Kredit Valas Mulai Membaik

Direktorat Penelitian dan Perbankan BI melihat kecenderungan kredit valas sudah mulai membaik. Jika dilihat selama tahun 2009, kredit valas tumbuh negatif mencapai minus 27% dibandingkan tahun 2008.

Halim mengatakan, untuk kredit valas di awal tahun 2010 yakni pada bulan Januari angka nominal valas secara bulan per bulan (month on month) pertumbuhannya masih memang minus.

"Namun jauh lebih baik, tumbuh negatif (minus) 6% (month on month). Ini jauh lebih baik, dari total secara year on year kredit valas per Januari 2010 tercatat minus 20%," kata Halim.



(dru/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.